koranindopos.com – Jakarta. Serang, 2 Mei 2025 — Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta mulai tahun ajaran baru mendatang. Program ini ditujukan untuk siswa kelas 10, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa tidak akan ada pungutan biaya pendidikan kepada siswa peserta program, kecuali kebutuhan personal seperti seragam sekolah.
“Untuk SPP, uang gedung, semua sudah termasuk di dalam bantuan. Tidak ada pungutan lain, kecuali seragam yang belum kami cover. Namun, LKS (Lembar Kerja Siswa) sudah masuk dalam pembiayaan,” ujarnya dalam peluncuran program bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (2/5).
Dalam program ini, Pemprov Banten akan memberikan bantuan dana pendidikan yang disesuaikan dengan wilayah:
-
Rp 250 ribu per siswa untuk wilayah Tangerang Raya
-
Rp 150 ribu per siswa untuk wilayah di luar Tangerang Raya
Dana tersebut akan ditransfer ke rekening masing-masing siswa dan secara otomatis dipotong untuk disalurkan ke rekening sekolah tempat mereka menempuh pendidikan. Bank Banten ditunjuk sebagai bank pengelola dalam program ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Lukman, mengungkapkan bahwa dari total 1.237 SMA, SMK, dan SKh swasta di Banten, terdapat 811 sekolah yang telah diverifikasi dan siap berpartisipasi dalam program sekolah gratis ini.
-
235 SMA swasta
-
520 SMK swasta
-
56 SKh swasta
Namun, Madrasah Aliyah (MA) swasta belum masuk dalam program tahun ini.
Andra Soni menegaskan bahwa program ini hadir untuk memberikan keadilan kepada siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Ia berharap program ini menjadi solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sekaligus mengangkat kualitas pendidikan swasta di Banten.(dhil)










