Kamis, 21 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Penerimaan Pajak Tetap Tumbuh Positif Meski Normalisasi Kinerja Ekonomi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
14 Agustus 2023
in Nasional
A A
0
Pajak
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Penerimaan negara dari pajak hingga akhir juli 2023 mencapai Rp1.109,1 triliun atau 64,6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Capaian ini mengalami pertumbuhan sebesar 7,8 persen secara tahunan.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menjelaskan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi mengalami normalisasi, kinerja penerimaan pajak hingga akhir Juli 2023 masih menunjukkan pertumbuhan yang positif.

“Dalam situasi ini, ada beberapa faktor yang berkontribusi, termasuk normalisasi harga komoditas dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang mempengaruhi ekspor serta aktivitas domestik,” ujar Menkeu, seperti yang dilansir dari laman resmi Kementerian Keuangan pada Senin (14/08/2023).

Secara terperinci, pencapaian Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas mencapai Rp636,56 triliun atau 72,86 persen dari target. PPh ini mengalami pertumbuhan sebesar 6,98 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

Menkum: Ferdy Sambo Punya Hak Kuliah S2 dari Dalam Lapas

Layanan Haji 2026 Dinilai Lebih Humanis, Jemaah Merasa Dimuliakan

Di Hadapan DPR, Prabowo Serukan Penguatan Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hingga akhir Juli 2023 mencapai Rp417,64 triliun atau 56,21 persen dari target. Capaian ini juga mengalami pertumbuhan sebesar 10,60 persen.

Sementara itu, penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya mencapai Rp9,60 triliun atau 23,99 persen dari target. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 44,76 persen. Di sisi lain, PPh Migas mencapai Rp45,31 triliun atau 73,74 persen dari target. Namun, capaian ini menunjukkan kontraksi sebesar 7,99 persen.

“Meskipun pertumbuhan penerimaan pajak diperkirakan tidak sekuat tahun lalu, namun tetap dalam tren pertumbuhan positif. Ini merupakan hal yang menggembirakan. Meskipun demikian, tetap diperlukan kewaspadaan mengingat jika melihat pertumbuhan bulanan, penerimaan pajak pada bulan Juni dan Juli mengalami pertumbuhan bulanan yang negatif. Hal ini merupakan bagian dari koreksi menuju normalisasi,” tambah Menkeu.

Dalam sektor Kepabeanan dan Cukai, penerimaan mencapai Rp149,83 triliun atau 49,40 persen dari target. Meskipun demikian, capaian ini mengalami kontraksi sebesar 19,07 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kontraksi ini, menurut Menkeu, disebabkan antara lain oleh penurunan Cukai Hasil Tembakau (CHT) sebesar 8,54 persen akibat penurunan produksi CHT Golongan 1.

Penurunan yang signifikan juga terjadi pada Bea Keluar, yang mengalami kontraksi sebesar 81,3 persen. Ini dipengaruhi oleh harga rendah minyak sawit mentah (CPO), dampak kebijakan “flush out” tahun 2022, dan penurunan volume ekspor mineral.

“Di sektor kepabeanan, penerimaan dari bea masuk tetap tumbuh, terutama dengan kenaikan sebesar 3,82 persen, yang disebabkan oleh kenaikan tarif efektif dan penguatan nilai tukar Dolar AS. Ini mampu mengimbangi penurunan basis,” jelasnya.

Dalam konteks lain, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 31 Juli 2023 mencapai Rp355,5 triliun atau 80,6 persen dari target APBN. Meskipun fluktuasi harga komoditas terjadi, kinerja PNBP tetap mengalami pertumbuhan positif sebesar 5,4 persen (year-on-year).

“Kinerja penerimaan negara tetap menunjukkan tren positif berkat ekonomi yang terjaga dengan baik, meskipun pertumbuhan mengalami penyesuaian dan belanja yang tetap dijaga sesuai dengan kualitas dan rencana yang telah ditetapkan,” tutup Sri Mulyani. (dni)

Topik: PajakPenerimaan Pajak

TerkaitBerita

Menkum: Ferdy Sambo Punya Hak Kuliah S2 dari Dalam Lapas
Nasional

Menkum: Ferdy Sambo Punya Hak Kuliah S2 dari Dalam Lapas

oleh Editor : Affandy
21 Mei 2026
Haji
Nasional

Layanan Haji 2026 Dinilai Lebih Humanis, Jemaah Merasa Dimuliakan

oleh Editor : Hairul
21 Mei 2026
Prabowo
Nasional

Di Hadapan DPR, Prabowo Serukan Penguatan Kedaulatan Ekonomi Indonesia

oleh Editor : Hairul
21 Mei 2026
Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga
Nasional

Perpustakaan Baru Cilegon Diharapkan Jadi Pusat Penggerak Literasi Warga

oleh Editor : Akula
20 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

21 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

21 Mei 2026
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

21 Mei 2026
Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

21 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3167 shares
    Share 1267 Tweet 792
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya