Koranindopos.com – JAKARTA. Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Pemprov DKI menyampaikan berbagai persiapan. Salah satunya, lokasi untuk memecah massa, khususnya saat perayaan tahun baru.
Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata Marullah Matali menuturkan, perayaan Nataru masih sama dengan sebelumnya. Yakni, mengacu kepada aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
”Kita antisipasi beberapa kegiatan. Kegiatan Natal tentu adalah kegiatan yang menjaga kerukunan umat beragama dan melibatkan semua. Kegiatan ini penting tapi pertimbangannya, tetap kami akan melihat PPKM yang berlaku,” jelasnya.
Begitu juga dengan perayaan tahun baru, mereka juga akan melakukan antisipasi. Untuk memecah massa pada perayaan tahun baru tersebut, Pemprov DKI sudah menyiapkan beberapa lokasi untuk perayaan tahun baru. Ada beberapa lokasi yang disiapkan, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kota.
”Kami siapkan dari tingkat provinsi hingga tingkat wali kota itu pertimbangannya agar konsentrasi massanya agak sedikit terpecah karena kondisinya masih PPKM di DKI. Konsentrasi massa kadang-kadang ada yang imbasnya positif, bagus. Tapi, ada beberapa yang kami antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Jakarta. Beberapa waktu lalu hampir terjadi hal-hal yang kurang baik, oleh karena itu kita antisipasi dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.
Untuk perayaan dua kegiatan yang cukup besar tersebut, dia menyebutkan, Pemprov DKI masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM. ”Kami melihat PPKM yang berlaku mulai 20 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023. Kita lihat nanti. Kan ada instruksi, ada keputusan dari kementerian, dari pemerintah pusat,” imbuhnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda DKI Uus Kuswanto menuturkan, berbagai persiapan akan dilakukan dengan baik agar pelaksanaan kegiatan natal dan tahun baru bisa terlaksana dengan baik. ”Seluruh warga Jakarta yang merayakan Natal bisa merayakannya dengan baik, damai, dan dalam suasana yang baik. Selanjutnya, untuk kegiatan tahun baru bisa dirayakan oleh seluruh warga Jakarta dalam suasana yg aman, damai, dan terkendali,” katanya. (wyu/mmr)










