Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Perbaikan SPMB Berbasis Data untuk Atasi Fenomena SD Negeri Sepi Peminat

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
22 Juli 2026
in Nasional
A A
0
SPMB
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah segera melakukan pembenahan mendasar terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna mengatasi fenomena semakin banyaknya sekolah dasar negeri (SDN) yang sepi peminat di berbagai daerah.

Menurut Lestari, perbaikan SPMB harus dilakukan dengan mengedepankan pemanfaatan data yang akurat agar kebijakan pendidikan mampu menyesuaikan antara daya tampung sekolah, kondisi demografi, dan kebutuhan masyarakat.

“Perencanaan yang asimetris ini harus segera dibenahi. Jangan sampai pembangunan fisik sekolah tidak lagi sejalan dengan realitas demografis dan minat masyarakat,” kata Lestari, yang akrab disapa Rerie, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7).

Anggota Komisi X DPR RI itu menilai sistem penerimaan murid baru harus lebih adaptif terhadap perubahan jumlah penduduk usia sekolah maupun pergeseran pilihan masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Artikel Terkait

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

Menurutnya, penataan jaringan sekolah dasar negeri tidak lagi dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis data yang komprehensif dan terintegrasi.

Rerie menyoroti data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menunjukkan jumlah siswa sekolah dasar terus mengalami penurunan dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Jumlah murid SD tercatat turun dari sekitar 27,58 juta pada tahun ajaran 2011/2012 menjadi sekitar 23,9 juta pada 2024. Di sisi lain, jumlah sekolah dasar justru meningkat dari 61.566 unit pada 2003 menjadi 72.470 unit pada 2024.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kapasitas sekolah dengan jumlah peserta didik yang harus segera diantisipasi melalui perencanaan pendidikan yang lebih akurat.

Fenomena sepinya peminat SD negeri juga terjadi di sejumlah daerah.

Di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dari 470 SD negeri, rata-rata hanya menerima 13 hingga 14 murid baru, bahkan terdapat sekolah yang sama sekali tidak memperoleh pendaftar.

Sementara itu, di Kota Malang, sebanyak 62 dari 195 SD negeri tidak mampu memenuhi kuota penerimaan dengan total 2.285 bangku kosong atau sekitar 27,46 persen dari daya tampung yang tersedia.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Bangli, Bali, di mana sejumlah SD negeri hanya menerima tiga hingga enam siswa baru. Di Kota Solo, Jawa Tengah, tercatat masih terdapat 1.144 bangku kosong pada jenjang sekolah dasar.

Selain faktor demografi, Rerie menilai perubahan preferensi masyarakat terhadap layanan pendidikan juga menjadi tantangan yang harus direspons pemerintah.

Dalam satu dekade terakhir, jumlah siswa SD negeri terus menurun, sementara jumlah siswa sekolah dasar swasta justru mengalami peningkatan.

“Ini indikasi jelas bahwa orang tua mencari layanan pendidikan yang lebih responsif. Sekolah negeri wajib meningkatkan mutu,” tegasnya.

Karena itu, Rerie mendorong pemerintah menyusun peta jalan pendidikan berbasis data kependudukan yang akurat untuk menentukan kebutuhan pembangunan maupun penataan sekolah di setiap wilayah.

Ia juga meminta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar kebijakan pendidikan dapat diterapkan secara tepat sasaran.

“Data sudah berbicara. Sekarang saatnya bertindak nyata. Perbaiki sistem Penerimaan Murid Baru mulai dari akar masalahnya agar setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang adil dan bermutu,” pungkas Rerie.  (hai)

Topik: SPMB Berbasis Data

TerkaitBerita

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng
Peristiwa

Kronologi Pak Ogah Tewas Tertabrak Truk Boks saat Atur Lalu Lintas di Cengkareng

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani
Nasional

BNPB: 18.421 Hektare Lahan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Masih Ditangani

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis
Nasional

Usulkan Kerugian Negara Dihapus dari Definisi Korupsi, Luhut Soroti Standar UNCAC dan Risiko Bisnis

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5039 shares
    Share 2016 Tweet 1260
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya