Selasa, 21 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional

Peringati Hari Kontrasepsi Dunia, BKKBN Edukasi dan Sosialisasi Program KB

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
26 September 2022
in Nasional
0
Peringati Hari Kontrasepsi Dunia, BKKBN Edukasi dan Sosialisasi Program KB
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Memperingati Hari Kontrasepsi Dunia 26 September 2022, BKKBN melakukan kolaborasi pelayanan KB terpadu dengan beberapa mitra kerja guna meningkatkan keikutsertaan ber-KB dan percepatan penurunan stunting serta kesehatan kaum perempuan.

“Kegunaan alat kontrasepsi adalah untuk menekan ledakan penduduk yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan perempuan agar dapat terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan masalah reproduksi seperti kanker serviks. Hal ini berdampak pula pada berkurangnya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB),” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), DR. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Senin (26/09/2022).

Menurut Dokter Hasto, alat kontrasepsi membantu keluarga merencanakan setiap kehamilan dengan lebih sehat, karena adanya pemberian jarak antar kehamilan dan kelahiran setiap anak, sehingga Ibu bisa memberikan ASI Ekslusif yang akan membuat tumbuh kembang bayi secara optimal.

“Saat ini BKKBN terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait program KB dengan lebih bisa diterima oleh pasangan muda. Kita harus terus memberi pemahaman tentang bahaya kehamilan tidak direncanakan, jarak yang terlalu dekat, itu terus disosialisasikan. Kalua punya anak terlalu dekat, risiko stuntingnya tinggi, kalua stunting akan pendek, sakit-sakitan, intelektualnya juga kurang dan tidak punya daya saing,” kata Dokter Hasto.

Artikel Terkait

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Kasus Ketua Ombudsman dan Pansel DPR yang “Kecolongan”

Debut IKAPMAWI Mulai Dari Sharing Alumni sampai Inisiasi Saham Peternakan

Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati setiap tanggal 26 September. Peringatan ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan kontrasepsi untuk kesehatan reproduksi. Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day (WCD) ini juga akan menekan angka kelahiran dan untuk membantu keputusan yang bijak mengenai kehamilan.

Sejarah Hari Kontrasepsi Sedunia diawali dari belasan organisasi dari beberapa negara di dunia yang masuk ke dalam Organisasi Keluarga Berencana Internasional. Peringatan ini diadakan pertama kali diperingati pada tanggal 26 September 2007. Organisasi ini memiliki tujuan yang sama, yakni untuk meningkatkan kesadaran tentang kontrasepsi dan membuat keputusan sebelum memulai sebuah keluarga.

Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) angka kelahiran total (TFR) secara nasional cenderung menurun dari 2,6 (SDKI 2017) menjadi sekitar 2,24 anak per perempuan usia reproduksi (Pendataan Keluarga 2021).

Walaupun TFR masih belum sepenuhnya mencapai sasaran pembangunan bidang kependudukan dan KB yaitu 2,1 di tahun 2024, namun hal tersebut menunjukkan pencapaian lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya yang cenderung stagnan sejak tahun 2007.  Tren penggunaan alat kontrasepsi atau cara KB didominasi oleh KB suntik (32%) disusul pil (14%), IUD (4%), dan Implan (3%).

Dokter Hasto mengatakan sangat penting untuk terus mensosialisasikan penggunaan alat kontrasepsi untuk menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan.

“Selama ini BKKBN telah menyediakan beragam Alokon (alat dan obat kontrasepsi) seperti IUD, implant atau susuk, pil, kondom dan suntik. Pengguna pil dan suntik saat ini sangat besar namun demikian tentu hal itu belum menjamin keamanan dalam mencegah kehamilan karena kemungkinan terjadi kegagalan. Penggunaan kontrasepsi ini agar masyarakat sadar bahwa jarak kehamilan dan mengatur jarak kehamilan itu penting,” kata Dokter Hasto.

Melakukan sosialisasi kehamilan yang terencana dengan penggunaan alat kontrasepsi sangat penting untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan kualitas hidup bayi agar terhindar dari stunting.

Sementara itu BKKBN Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pemeriksaan pap smear gratis kepada masyarakat. Selain itu juga diadakan sosialisasi intens untuk kesehatan reproduksi perempuan.

Pap smear merupakan tindakan screening untuk mengetahui potensi timbulnya kanker serviks. Pemeriksaan pap smear dilakukan untuk melihat keberadaan sel-sel bersifat abnormal yang bisa jadi merupakan sel kanker atau pra-kanker pada serviks.

Pap smear ini sangat dibutuhkan bagi wanita terutama usia 21-65 tahun dan telah aktif melakukan hubungan seksual. Kebanyakan wanita tidak menyadari atau terlambat menyadari bahwa dirinya mengidap kanker serviks (kanker lever rahim).

Sampai saat ini kanker alat reproduksi masih merupakan masalah utama dalam kesehatan reproduksi di Indonesia. Tercatat di Indonesia setiap 1 jam terdapat 1 wanita meninggal karena kanker serviks, di DIY terdapat 4,1 per 1000 wanita menderita kanker serviks.

Kanker serviks dapat dikatakan sebagai silent killler karena tidak ada gejala sebelumnya. Gejala timbul setelah stadium lanjut, sehingga banyak menyebabkan kematian karena terlambat ditemukan dan diobati. Usaha paling utama untuk menangani masalah tersebut adalah dengan deteksi dini kanker serviks bagi wanita yang sudah berhubungan seksual aktif agar tidak terjadi keterlambatan dalam diagnosis atau dapat diketahui sedini mungkin. (why)

Topik: BKKBNhari kontrasepsiKesehatan anakStunting

TerkaitBerita

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan
Nasional

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

oleh Editor : Akula
20 April 2026
Nasional

Kasus Ketua Ombudsman dan Pansel DPR yang “Kecolongan”

oleh Editor : Affandy
20 April 2026
EMBRIO KEWIRAUSAHAAN: Kamawi Farm berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di Desa Binangun, Kroya, Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Dok/PP IKAPMAWI)
Pendidikan

Debut IKAPMAWI Mulai Dari Sharing Alumni sampai Inisiasi Saham Peternakan

oleh Editor : Memoarto
20 April 2026
PT Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, Ini Rinciannya
Nasional

PT Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, Ini Rinciannya

oleh Editor : Affandy
19 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

FILM PENDEK: Seremonial penganugerahan penghargaan kepada para pemenang IMAC Film Festival 2026 di Ruang Pemutaran Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (19/4/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

IMAC Film Festival 2026 Ajak Masyarakat Tangguh Hadapi Tantangan Global

20 April 2026
Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

20 April 2026
Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

20 April 2026
Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

20 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya