Senin, 15 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Anggaran Dipangkas, Perpusnas Tetap Jaga Pelayanan dan Upaya Pelestarian Naskah Kuno

Editor : Akula oleh Editor : Akula
25 April 2025
in Nasional
A A
0
Anggaran Dipangkas, Perpusnas Tetap Jaga Pelayanan dan Upaya Pelestarian Naskah Kuno
Share on FacebookShare on Twitter

.Koranindopos.com – Jakarta. Menghadapi efisiensi anggaran cukup besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) tetap menjamin seluruh layanan publik dan program prioritas tetap berjalan. Pemangkasan anggaran yang mencapai lebih dari sepertiga tak menyurutkan komitmen lembaga ini dalam memberikan akses informasi dan literasi bagi masyarakat luas.

Dari pagu awal sebesar Rp721,6 miliar, Perpusnas mengalami pemangkasan sebesar Rp279,8 miliar. Alhasil, anggaran yang tersisa untuk Tahun Anggaran 2025 tinggal Rp441,8 miliar. Di tengah tantangan ini, Perpusnas menegaskan komitmennya untuk tetap membuka layanan hingga pukul 19.00 WIB dan tetap beroperasi pada akhir pekan.

“Kami memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal. Perpusnas masih buka hingga pukul 19.00 WIB dan tetap melayani pada hari Sabtu dan Minggu,” ujar Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Salah satu program yang dipertahankan adalah distribusi bahan bacaan bermutu sebanyak 1.000 buku ke 10.000 titik di seluruh Indonesia, mencakup perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat, hingga perpustakaan di rumah ibadah. Program ini tetap dijalankan tanpa pengurangan, sebagai bagian dari upaya pemerataan literasi nasional. “Jumlah ini tidak ditambah, kami jaga agar tidak ada pengurangan,” tambah Aminudin.

Artikel Terkait

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

IMG 20250425 WA0004 - Anggaran Dipangkas, Perpusnas Tetap Jaga Pelayanan dan Upaya Pelestarian Naskah Kuno

Namun, keterbatasan anggaran mulai terasa ketika menyentuh aspek pelestarian naskah kuno—warisan budaya yang menyimpan nilai sejarah penting. Aminudin mengungkapkan kekhawatirannya bahwa upaya digitalisasi dan preservasi naskah belum bisa dilakukan secara optimal.

“Untuk naskah-naskah lama, kami belum bisa melaksanakan preservasi dan digitalisasi secara optimal karena keterbatasan anggaran. Namun, itu bukan berarti kami tidak melakukannya. Kami memilahnya berdasarkan tingkat ancaman kerusakannya agar dapat diselamatkan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sebagai bentuk solusi, Perpusnas menggalakkan pendekatan pelestarian berbasis masyarakat. Dalam model ini, Perpusnas tidak bekerja sendiri, melainkan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, pemilik naskah, dan komunitas budaya. “Pelestarian berbasis masyarakat ini artinya kami berbagi tanggung jawab, sehingga naskah-naskah yang dimiliki oleh pemerintah daerah dan masyarakat dapat dilestarikan oleh mereka sendiri, dengan dukungan dari kami berupa tenaga ahli,” imbuh Aminudin.

Langkah efisiensi yang dilakukan Perpusnas mendapatkan apresiasi dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Ia menilai, upaya menjaga layanan publik tetap maksimal di tengah keterbatasan anggaran mencerminkan kepedulian terhadap kebutuhan literasi masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memang merasakan manfaat dari layanan yang diberikan, meskipun efisiensi anggaran cukup signifikan,” ujar Hetifah.

Namun demikian, keprihatinan turut disampaikan oleh beberapa anggota dewan, terutama terkait program pelestarian naskah kuno. Legislator Fraksi PDIP, Bonnie Triyana, menyoroti risiko hilangnya ribuan naskah karena keterbatasan anggaran preservasi. Ia mencatat bahwa tahun ini hanya 1.900 dari 10.300 naskah kuno yang bisa dipreservasi.

“Artinya, ada sekitar 8.400 naskah yang terancam punah. Ini menyangkut keberlangsungan pengetahuan dan peradaban Nusantara,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dari 119.550 naskah kontemporer, hanya 33.200 yang bisa diselamatkan, sementara sisanya berisiko rusak akibat iklim tropis yang lembab dan ketiadaan fasilitas penyimpanan yang memadai.

Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Ratih Megasari Singkarru, mendorong pelibatan lembaga lokal dan komunitas budaya daerah dalam upaya pelestarian naskah kuno. Ia meyakini, partisipasi masyarakat akan memperkuat rasa kepemilikan terhadap warisan budaya.

“Naskah kuno ini menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Kita harus pikirkan mitigasi yang melibatkan masyarakat lokal, agar merasa ikut bertanggung jawab menjaga warisan mereka sendiri,” kata Ratih.

Meski menghadapi tantangan besar dalam aspek anggaran, Perpusnas tetap berdiri sebagai garda terdepan dalam menjaga literasi dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi kunci utama untuk tetap menjaga nyala semangat literasi dan sejarah di tengah tekanan finansial.

–

 

Topik: Perpusnas

TerkaitBerita

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan
Nasional

Demokrasi yang Kian Sempit: Ketika Suara Publik Berhadapan dengan Tembok Pengamanan

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
PERTEMUAN KABINET: Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) duduk berhadapan dengan para anggota Kabinet Merah Putih di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (14/6/2026) malam. (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Kabinet Merah Putih Berkumpul di Rumah Prabowo Malam Ini

oleh Editor : Memoarto
14 Juni 2026
Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital
Nasional

Dari Mimbar Bebas ke FYP: Ketika Suara Mahasiswa Bertransformasi di Era Digital

oleh Editor : Affandy
14 Juni 2026
Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat
Nasional

Ramai Sorotan terhadap KBIHU Nakal pada Haji 2026, DPR Desak Audit Menyeluruh dan Pengawasan Diperketat

oleh Editor : Affandy
13 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026
Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya