Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kecantikan & Fashion

Ramai di Medsos, Kaldu Tulang Diklaim Bikin Glowing dan Sehat — Ini Faktanya

Editor : Hana oleh Editor : Hana
22 Juni 2025
in Kecantikan & Fashion, Kesehatan
A A
0
Bikin Glowing
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta.  Kaldu tulang tengah menjadi tren baru di media sosial. Dari TikTok hingga Instagram, banyak warganet mengaku rutin mengonsumsi minuman gurih ini setiap pagi demi mendapatkan kulit glowing, pencernaan lancar, tubuh lebih segar, dan asupan protein yang lebih mudah terpenuhi. Namun, benarkah manfaatnya sebesar yang diklaim?

Kaldu tulang memang bukan sekadar minuman biasa. Cairan hasil perebusan tulang sapi atau ayam selama berjam-jam ini dikenal kaya akan air, natrium, dan berbagai nutrisi penting seperti kalsium, magnesium, vitamin A, B, E, K, serta protein dari kandungan kolagen dan asam amino.

Salah satu alasan kaldu tulang populer adalah karena kandungan kolagen, protein struktural yang penting untuk elastisitas kulit, kesehatan sendi, dan jaringan ikat. Ahli gizi Lisa Moskovitz, dikutip dari Food and Wine (19/6), menyebut konsumsi kolagen memang dapat membantu memperlambat proses penuaan dan memperbaiki tekstur kulit.

Namun, Moskovitz juga menegaskan bahwa jumlah kolagen dalam kaldu tulang sangat bervariasi dan sering kali sangat kecil. “Kolagen dalam kaldu tulang rumahan atau komersial belum tentu cukup signifikan jika dibandingkan dengan suplemen kolagen khusus,” ujarnya.

Artikel Terkait

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

Temuan serupa juga diperkuat oleh sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan di International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, yang menyimpulkan bahwa kaldu tulang bukan sumber kolagen utama yang dapat diandalkan.

Tak hanya kolagen, kaldu tulang juga mengandung asam amino seperti glutamin, prolin, dan glisin yang penting untuk perbaikan jaringan tubuh, sistem imun, dan metabolisme energi. Ahli gizi Kathleen Garcia-Benson menyebut kaldu tulang bisa menjadi tambahan gizi yang baik, namun bukan satu-satunya sumber asam amino harian.

“Kaldu tulang bisa jadi pelengkap dalam pola makan sehat, tetapi tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan asam amino tubuh,” jelas Lisa Moskovitz.

Di balik manfaatnya, kaldu tulang juga mengandung natrium yang cukup tinggi, yang bisa menimbulkan risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Bagi penderita hipertensi, penyakit jantung, diabetes, atau gangguan ginjal, konsumsi kaldu tulang sebaiknya dibatasi atau dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ahli gizi.

Dalam satu cangkir kaldu tulang, umumnya terkandung sekitar 9 gram protein, tetapi jumlah ini bisa sangat bervariasi tergantung jenis tulang, durasi perebusan, dan bahan tambahan.

Meskipun kaldu tulang memiliki sejumlah manfaat potensial, menjadikannya satu-satunya sumber nutrisi utama tidak disarankan. Kaldu tulang bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi sebaiknya tetap dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan gaya hidup aktif.

Jadi, sebelum mengikuti tren, pastikan Anda memahami manfaat sebenarnya dan mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadi. (ana)

Topik: Bikin GlowingKaldu Tulang

TerkaitBerita

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang
Kesehatan

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Asuransi Astra Dorong Upaya Pencegahan Stunting di Padang

oleh Editor : Doe
9 Oktober 2026
Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya
Kesehatan

Tak Cuma Bentol, Ini Tanda Alergi pada Anak yang Bisa Berbahaya

oleh Editor : Affandy
9 Oktober 2026
Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya
Kesehatan

Kenapa Gigi Tetap Terlihat Kuning Meski Rajin Sikat Gigi? Ini Penjelasannya

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya
Kesehatan

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

oleh Editor : Akula
6 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

10 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Sabtu 10 Oktober 2026 Tembus Rp2,592 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Sabtu 10 Oktober 2026 Tembus Rp2,592 Juta per Gram

10 Oktober 2026
Samsung Galaxy S26 FE Hadir dengan Harga Promo Rp9 Jutaan, Tawarkan 47 Fitur Galaxy AI

Samsung Galaxy S26 FE Hadir dengan Harga Promo Rp9 Jutaan, Tawarkan 47 Fitur Galaxy AI

10 Oktober 2026
BYD Fang Cheng Bao Ti 9 Pamer Warna Meteorite Black, SUV Bongsor dengan Kabin 6 Kursi

BYD Fang Cheng Bao Ti 9 Pamer Warna Meteorite Black, SUV Bongsor dengan Kabin 6 Kursi

10 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4957 shares
    Share 1983 Tweet 1239
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya