Sabtu, 13 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Kesehatan

RS EMC Grha Kedoya Kembangkan Diagnostik Presisi, Hadirkan Pakar Belanda untuk Bahas Teknologi PET/CT

Editor : Akula oleh Editor : Akula
10 Maret 2026
in Kesehatan
A A
0
RS EMC Grha Kedoya Kembangkan Diagnostik Presisi, Hadirkan Pakar Belanda untuk Bahas Teknologi PET/CT
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta, –  Upaya pengembangan teknologi diagnostik berbasis molecular imaging di Indonesia terus diperkuat. RS EMC Grha Kedoya bersama Siemens Healthineers menggelar rangkaian workshop dan seminar klinis yang menghadirkan pakar kedokteran nuklir internasional, Dr. Klaas Pieter Koopmans dari University Medical Center Groningen (UMCG), Belanda.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Jakarta ini menjadi forum pertukaran pengetahuan bagi para dokter spesialis kedokteran nuklir, radiolog, onkolog, serta dokter spesialis lain. Fokus utama diskusi adalah pemanfaatan teknologi PET/CT dalam mendukung diagnosis penyakit secara lebih presisi di berbagai bidang klinis.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sejumlah sesi ilmiah yang mencakup pembahasan kasus klinis, pembacaan langsung hasil pencitraan PET/CT, hingga diskusi mengenai penerapan teknologi tersebut dalam praktik kedokteran modern. Selain digunakan dalam penanganan kanker, teknologi PET/CT juga dibahas potensinya untuk aplikasi di bidang kardiologi, neurologi, serta diagnosis penyakit infeksi dan inflamasi.

Kunjungan Dr. Koopmans juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi internasional dalam pengembangan layanan molecular imaging di Indonesia. Melalui pertukaran pengetahuan ini, para klinisi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai interpretasi hasil pencitraan serta pemanfaatan teknologi diagnostik berbasis molekuler.

Artikel Terkait

Global Fatty Liver Day 2026 Dorong Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

Direktur RS EMC Grha Kedoya, dr. Henry Andrean, menjelaskan bahwa pengembangan layanan diagnostik presisi menjadi salah satu fokus utama rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis.

IMG 20260310 WA0031 - RS EMC Grha Kedoya Kembangkan Diagnostik Presisi, Hadirkan Pakar Belanda untuk Bahas Teknologi PET/CT

“Kehadiran sistem Biograph Vision Quadra PET/CT di RS EMC Grha Kedoya merupakan langkah penting dalam pengembangan molecular imaging di Indonesia. Dengan memadukan teknologi canggih, kolaborasi, serta keahlian internasional, kami berharap dapat meningkatkan akurasi diagnosis dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien,” ujar Henry.

Teknologi yang dimaksud adalah sistem Biograph Vision Quadra PET/CT, perangkat pencitraan total-body yang dikembangkan oleh Siemens Healthineers. Sistem ini disebut sebagai salah satu teknologi PET/CT paling mutakhir yang tersedia saat ini, bahkan menjadi yang pertama di Asia.

Perangkat tersebut memiliki sensitivitas tinggi dalam menangkap informasi molekuler di seluruh tubuh secara simultan. Dengan kemampuan ini, proses pemindaian dapat dilakukan lebih cepat, sekitar empat menit, sekaligus memberikan hasil pencitraan yang lebih detail. Teknologi tersebut juga memungkinkan penggunaan dosis radiasi yang lebih rendah dibandingkan PET/CT konvensional.

Kemampuan ini membantu dokter dalam mendeteksi penyakit lebih dini, menentukan stadium kanker secara lebih presisi, serta memantau respons pasien terhadap terapi secara lebih akurat.
Presiden Direktur Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, mengatakan bahwa kolaborasi dengan rumah sakit menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan teknologi medis mutakhir.

“Melalui kolaborasi dengan rumah sakit terkemuka seperti RS EMC Grha Kedoya, kami berkomitmen menghadirkan kombinasi teknologi medis mutakhir, keahlian global, serta pendidikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien,” kata Alfred.

Ia menambahkan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya dalam penyediaan perangkat medis, tetapi juga melalui berbagai program pelatihan, workshop, serta pertukaran ilmiah bagi tenaga medis agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Dr. Klaas Pieter Koopmans menilai integrasi teknologi molecular imaging dalam praktik klinis di Indonesia merupakan perkembangan yang positif bagi dunia medis di kawasan ini.

“Merupakan hal yang menggembirakan melihat bagaimana teknologi mutakhir seperti Biograph Vision Quadra mulai diintegrasikan dalam praktik klinis di Indonesia. Dengan menggabungkan molecular imaging terdepan, kolaborasi multidisiplin, serta pendidikan berkelanjutan, rumah sakit dapat meningkatkan akurasi diagnosis dan pada akhirnya memberikan hasil perawatan yang lebih baik bagi pasien,” ujarnya.

Workshop dan seminar tersebut juga menjadi ruang diskusi multidisiplin antara para klinisi dan dokter perujuk. Para peserta mengeksplorasi berbagai kemungkinan penggunaan PET/CT yang semakin luas dalam praktik medis, seiring berkembangnya teknologi pencitraan molekuler di dunia kesehatan.

Melalui kolaborasi ini, EMC Healthcare bersama Siemens Healthineers menegaskan komitmennya untuk memperluas akses terhadap teknologi diagnostik canggih sekaligus memperkuat kapasitas layanan kesehatan di Indonesia melalui inovasi, kolaborasi internasional, dan pendidikan medis berkelanjutan.(BRG/Kul)

Topik: RS emcRS EMC Grha Kedoya

TerkaitBerita

Global Fatty Liver Day 2026 Dorong Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati
Kesehatan

Global Fatty Liver Day 2026 Dorong Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati

oleh Editor : Affandy
12 Juni 2026
Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian
Kesehatan

Minuman Manis dan Bersoda Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker Hati, Ini Temuan Penelitian

oleh Editor : Affandy
11 Juni 2026
BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan
Kesehatan

BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar Klaim pada 2027, Defisit Capai Rp2 Triliun per Bulan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam
Kesehatan

BPOM Luncurkan Portal AI untuk Konsultasi Regulasi 24 Jam

oleh Editor : Akula
9 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

VinFast Feliz II Digemari Berkat Kenyamanan, Tukar Baterai Cepat, dan Biaya Operasional Rendah

VinFast Feliz II Digemari Berkat Kenyamanan, Tukar Baterai Cepat, dan Biaya Operasional Rendah

13 Juni 2026
Nikmati Momen Me-Time dengan Sentuhan Wangi Peach yang Menyegarkan

Nikmati Momen Me-Time dengan Sentuhan Wangi Peach yang Menyegarkan

13 Juni 2026
MEGABINTANG ARGENTINA: Foto Lionel Messi tampak terpampang di salah satu sisi bangunan Hotel Origin Kansas City Riverfront di Missouri, Amerika Serikat sejak Rabu (3/6/2026). (Foto: Carlos Moreno/KCUR 89.3)

Hotel Tempat Lionel Messi Menginap di Kansas City Mendadak Viral

13 Juni 2026
AMBISI BESAR: Para pemain Brasil berpose sebelum pertandingan persahabatan internasional melawan Kroasia pada Selasa (31/3/2026). (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Kevin Kolczynski)

Jelang Hadapi Maroko, Brasil Masih Punya Empat Masalah

13 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    489 shares
    Share 196 Tweet 122
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3483 shares
    Share 1393 Tweet 871
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya