koranindopos.com – Jakarta. Sampoerna University bekerja sama dengan Thunderbird School of Global Management, Arizona State University menggelar Public Lecturer yang menghadirkan Dr. Lawrence Abeln, Deputy Dean of Thunderbird Executive Education dan Clinical Professor of Global Management sebagai pembicara utama. Acara ini sekaligus sebagai bagian dari pengenalan Program Magister yang menawarkan dua gelar Master, yaitu Magister of Business Administration (MBA) dan Master of Leadership and Management (MLM) yang baru saja diluncurkan.
Kegiatan ini membahas berbagai tren global dan peran strategis kawasan ASEAN dalam menghadapi peluang dan tantangan ekonomi ke depan yang bertajuk “Shaping ASEAN’s Economic Future: Global Trends, Regional Resilience, & ESG Imperatives”. Selain memaparkan strategi untuk memperkuat ketahanan regional dan daya saing kawasan, kegiatan ini turut dihadiri oleh akademisi dari sejumlah kampus di Jakarta serta para profesional dari berbagai perusahaan, sehingga menghadirkan pembahasan yang lebih komprehensif dan beragam sudut pandang.
Dr. Abeln menekankan bahwa meski menghadapi tantangan global yang sama, ASEAN memiliki keunggulan kompetitif, khususnya dari sisi demografi dan arus perdagangan. Berdasarkan data ASEAN Annual Report 2024, total populasi ASEAN saat ini mencapai lebih dari 680 juta jiwa dan tercatat sebagai ekonomi terbesar kelima di dunia dengan PDB kolektif sekitar USD 3,8 triliun. Meskipun terdapat ketidakpastian global, ketahanan ekonomi di ASEAN terbukti tetap terjaga dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 4,5% pada tahun 2024 dan 4,7% pada tahun 2025.
Pada kesempatan yang sama, Sampoerna University juga memperkenalkan program Magister dua gelar hasil kolaborasi dengan Thunderbird School of Global Management – Arizona State University, yang baru saja diluncurkan. Program ini menawarkan gelar Magister of Business Administration (MAB) dari Sampoerna University dan Master of Leadership and Management (MLM) dari Thunderbird, Arizona State University. (ris)










