Rabu, 20 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Internasional

Trump Ancam Indonesia: Jangan Balas Tarif AS, atau Tarif Naik Lebih Tinggi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juli 2025
in Internasional
A A
0
trump
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. ubungan dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia kembali memanas. Presiden AS Donald Trump mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto berisi peringatan keras agar Indonesia tidak membalas kebijakan tarif impor baru dari Negeri Paman Sam.

Dalam surat tersebut, Trump secara terang-terangan menyampaikan ancaman bahwa jika Indonesia nekat menaikkan tarif balasan terhadap produk asal AS, maka pihaknya akan menaikkan tarif lebih tinggi dari angka awal yang telah ditetapkan, yakni 32%.

“Jika karena alasan apapun Anda memutuskan untuk menaikkan tarif impor Anda (atas produk dari AS), maka tarif yang Anda naikkan akan ditambahkan ke 32% yang kami tetapkan,” tulis Trump

Surat tersebut dikirim langsung dari Washington dan ditandatangani sendiri oleh Presiden Trump. Dalam isinya, ia meminta agar pemerintah Indonesia memahami keputusan AS yang mengenakan tarif 32% untuk semua produk dari Indonesia yang masuk ke pasar Amerika.

Artikel Terkait

Kemlu Siapkan Pemulangan Sembilan WNI Tawanan Militer Israel

Presiden Lai Ching-te: Taiwan Tak Akan Pernah ”Dijual”

Kelompok Ekstrimis Culik 42 Pelajar di Nigeria

Trump mengklaim langkah ini sebagai bentuk “perlindungan industri domestik” dan bagian dari kebijakan “America First” yang kembali ditegaskan di masa jabatan keduanya. Namun, kebijakan ini dianggap sebagai tindakan proteksionis sepihak yang memicu ketegangan dagang dengan sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi surat dan ancaman tersebut. Namun, sejumlah pengamat menyebutkan bahwa sikap Trump dapat memicu respons balasan diplomatik maupun ekonomi, terlebih jika kebijakan ini berdampak signifikan pada ekspor Indonesia ke AS.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebut ancaman tarif lanjutan sebagai bentuk tekanan yang tidak lazim dalam hubungan dagang strategis.

“Indonesia perlu bersikap hati-hati namun tegas. Tidak bisa didikte, tetapi juga harus memperhitungkan dampak ekonomi dan diplomatiknya,” ujar seorang peneliti INDEF.

Amerika Serikat merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, terutama untuk produk tekstil, alas kaki, elektronik, dan komoditas agrikultur. Tarif 32% secara merata diperkirakan akan menekan daya saing produk Indonesia di pasar AS dan bisa memengaruhi kinerja ekspor nasional.

Sementara itu, pelaku industri di dalam negeri mulai menyuarakan keprihatinan atas ketidakpastian hubungan dagang ini. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan dan menjalin komunikasi intensif dengan otoritas dagang AS.

Tindakan sepihak dari AS ini menambah panjang daftar gesekan dagang global yang dipicu oleh pemerintahan Trump. Setelah sebelumnya memberlakukan tarif tinggi pada produk dari China, Meksiko, dan Uni Eropa, kini Indonesia tampaknya menjadi negara terbaru yang masuk dalam daftar tekanan dagang Trump.

Jika ketegangan ini terus berlanjut dan kedua belah pihak tidak menemukan titik temu, bukan tidak mungkin akan terjadi perang dagang terbuka yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan diplomasi regional.(dhil)

Topik: Prabowo Subiantotarif astrump

TerkaitBerita

BANTUAN KEMANUSIAAN: Sebanyak 41 dari sekitar 45 kapal aktivis yang tergabung dalam Global Sumud Flotila (GSF) dicegat AL Israel dan 400-an aktivis diangkut ke pelabuhan Ashdod, Israel untuk dideportasi. (Foto Ilustrasi: kbknews.id)
Internasional

Kemlu Siapkan Pemulangan Sembilan WNI Tawanan Militer Israel

oleh Editor : Memoarto
19 Mei 2026
RESPONS TEGAS: Presiden Taiwan Lai Ching-te dalam satu pernyataan pers. Dia menegaskan, Taiwan tidak akan pernah "dijual". Lai juga mendesak Amerika Serikat untuk terus melakukan penjualan senjata demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. (Foto Ilustrasi: id.taiwantoday.tw)
Internasional

Presiden Lai Ching-te: Taiwan Tak Akan Pernah ”Dijual”

oleh Editor : Memoarto
18 Mei 2026
AKSI RADIKAL: Ratusan anak yang pernah menjadi korban penculikan Kelompok Boko Haram beberapa waktu silam. (Foto Ilustrasi: AFP/KOLA SULAIMON)
Internasional

Kelompok Ekstrimis Culik 42 Pelajar di Nigeria

oleh Editor : Memoarto
17 Mei 2026
HUBUNGAN BILATERAL: Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan di Zhongnanhai, Beijing pada Kamis (15/5/2026). (Foto: Getty Images/Alex Wong)
Internasional

Soal Taiwan, Trump Klaim Tak Mau Perang

oleh Editor : Memoarto
16 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Timnas Skotlandia Umumkan Skuad Final Piala Dunia 2026, Robertson dan McTominay Jadi Andalan

Timnas Skotlandia Umumkan Skuad Final Piala Dunia 2026, Robertson dan McTominay Jadi Andalan

20 Mei 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

20 Mei 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Jadi Rp 2,765 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Jadi Rp 2,765 Juta per Gram

20 Mei 2026
Wyndham Casablanca

Ingin Liburan di Jakarta? Pilih Hotel Nyaman untuk Quality Time Keluarga

20 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3145 shares
    Share 1258 Tweet 786
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya