Minggu, 26 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Trump Ancam Indonesia: Jangan Balas Tarif AS, atau Tarif Naik Lebih Tinggi

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Juli 2025
in Internasional
A A
0
trump
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. ubungan dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia kembali memanas. Presiden AS Donald Trump mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto berisi peringatan keras agar Indonesia tidak membalas kebijakan tarif impor baru dari Negeri Paman Sam.

Dalam surat tersebut, Trump secara terang-terangan menyampaikan ancaman bahwa jika Indonesia nekat menaikkan tarif balasan terhadap produk asal AS, maka pihaknya akan menaikkan tarif lebih tinggi dari angka awal yang telah ditetapkan, yakni 32%.

“Jika karena alasan apapun Anda memutuskan untuk menaikkan tarif impor Anda (atas produk dari AS), maka tarif yang Anda naikkan akan ditambahkan ke 32% yang kami tetapkan,” tulis Trump

Surat tersebut dikirim langsung dari Washington dan ditandatangani sendiri oleh Presiden Trump. Dalam isinya, ia meminta agar pemerintah Indonesia memahami keputusan AS yang mengenakan tarif 32% untuk semua produk dari Indonesia yang masuk ke pasar Amerika.

Artikel Terkait

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Operasi Besar di Tepi Barat

Trump Frustrasi Hadapi Perang Timur Tengah

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tak Gentar Dengan Gertakan AS

Trump mengklaim langkah ini sebagai bentuk “perlindungan industri domestik” dan bagian dari kebijakan “America First” yang kembali ditegaskan di masa jabatan keduanya. Namun, kebijakan ini dianggap sebagai tindakan proteksionis sepihak yang memicu ketegangan dagang dengan sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia.

Pemerintah Indonesia hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi surat dan ancaman tersebut. Namun, sejumlah pengamat menyebutkan bahwa sikap Trump dapat memicu respons balasan diplomatik maupun ekonomi, terlebih jika kebijakan ini berdampak signifikan pada ekspor Indonesia ke AS.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebut ancaman tarif lanjutan sebagai bentuk tekanan yang tidak lazim dalam hubungan dagang strategis.

“Indonesia perlu bersikap hati-hati namun tegas. Tidak bisa didikte, tetapi juga harus memperhitungkan dampak ekonomi dan diplomatiknya,” ujar seorang peneliti INDEF.

Amerika Serikat merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, terutama untuk produk tekstil, alas kaki, elektronik, dan komoditas agrikultur. Tarif 32% secara merata diperkirakan akan menekan daya saing produk Indonesia di pasar AS dan bisa memengaruhi kinerja ekspor nasional.

Sementara itu, pelaku industri di dalam negeri mulai menyuarakan keprihatinan atas ketidakpastian hubungan dagang ini. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan dan menjalin komunikasi intensif dengan otoritas dagang AS.

Tindakan sepihak dari AS ini menambah panjang daftar gesekan dagang global yang dipicu oleh pemerintahan Trump. Setelah sebelumnya memberlakukan tarif tinggi pada produk dari China, Meksiko, dan Uni Eropa, kini Indonesia tampaknya menjadi negara terbaru yang masuk dalam daftar tekanan dagang Trump.

Jika ketegangan ini terus berlanjut dan kedua belah pihak tidak menemukan titik temu, bukan tidak mungkin akan terjadi perang dagang terbuka yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan diplomasi regional.(dhil)

Topik: Prabowo Subiantotarif astrump

TerkaitBerita

OPERASI MILITER: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) ke-80 di markas besar PBB di New York City, AS pada 26 September 2025. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Shannon Stapleton)
Internasional

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Operasi Besar di Tepi Barat

oleh Editor : Memoarto
26 Juli 2026
KIAN MERUNCING: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)
Internasional

Trump Frustrasi Hadapi Perang Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
25 Juli 2026
KETERANGAN PERS: Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengancam akan mengusir semua warga Israel dari Malaysia. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)
Internasional

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tak Gentar Dengan Gertakan AS

oleh Editor : Memoarto
24 Juli 2026
SITUS NUKLIR: Pegunungan Pickaxe yang merupakan situs nuklir utama milik Iran ini diincar oleh Presiden AS Donald Trump untuk diambil alih. (REUTERS/VANTOR)
Internasional

Iran Ancam Serang Kepentingan AS di Timur Tengah

oleh Editor : Memoarto
23 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

Klinik Pratama MPR Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Perbaikan Layanan Berkelanjutan

26 Juli 2026
Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

Taufik Basari: Pelaksanaan Reforma Agraria Masih Jauh dari Cita-Cita Pendiri Bangsa

26 Juli 2026
MPR RI

MPR RI Dorong Penguatan Risalah Perubahan UUD 1945 sebagai Rujukan Penafsiran Konstitusi

23 Juli 2026
Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Mendorong Anak Aktif Bermain Lewat Gerakan #BiarkanMerekaBerlari

26 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4058 shares
    Share 1623 Tweet 1015
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya