Koranindopos.com – JAKARTA – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Ibu Kota akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. Hingga Selasa (19/5/2026) siang, tercatat delapan RT di kawasan Kampung Melayu masih tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut genangan yang terjadi merupakan dampak dari hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Senin malam, ditambah meluapnya aliran Kali Ciliwung.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan bahwa seluruh titik banjir yang masih tersisa pada siang hari tersebut berada di wilayah Jakarta Timur.
“Jakarta Timur terdapat delapan RT di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung,” ujar Yohan.
BPBD DKI Jakarta terus melakukan penanganan di lokasi terdampak dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Sejumlah upaya seperti penyedotan air dan koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan guna mempercepat surutnya banjir.
Sebelumnya, hujan deras sempat menyebabkan puluhan RT di berbagai wilayah Jakarta terdampak banjir. Namun, sebagian besar wilayah dilaporkan sudah mulai surut pada Selasa siang.
Wilayah Kampung Melayu memang menjadi salah satu kawasan yang kerap terdampak banjir saat debit air Kali Ciliwung meningkat, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi secara bersamaan di wilayah hulu dan Jakarta.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan kenaikan debit air susulan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir.(dhil)










