Rabu, 28 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home tidak kategori

Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
24 Oktober 2021
in tidak kategori, Internasional
A A
0
Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia
Share on FacebookShare on Twitter
WhatsApp Image 2021 10 24 at 18.22.47 - Usir 10 Dubes, Erdogan Jadi Sorotan Dunia
REUTERS/HO-PRESIDENTIAL PRESS OFFICE/AA
USIR DUBES: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

TURKI, koranindopos.com– Insiden pengusiran sepuluh duta besar (dubes) negara asing oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (23/10/2021) menjadi perhatian publik dunia. Di antara mereka adalah duta besar Jerman dan Amerika Serikat.

Sebagaimana dilansir AFP, Erdogan tersinggung dengan pernyataan bersama para dubes tersebut yang mengkritik terhadap penahanan tokoh aktivis, Osman Kavala pada Senin lalu (17/10/2021). Dalam pernyataan bersama itu, AS, Jerman, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, dan Swedia menyerukan penyelesaian yang adil dan cepat untuk kasus Kavala.

Akibat aksi itu, Kementerian Luar Negeri Turki memanggil sepuluh duta besar negara tadi pada Selasa (18/10). Pada Sabtu (23/10), Erdogan mengumumkan bahwa dirinya telah mengusir sepuluh duta besar negara yang ikut serta mendukung Kavala. ”Saya telah memerintahkan menteri luar negeri kami untuk mengumumkan sepuluh duta besar negara asing tersebut akan di-persona nongrata secepatnya,” ujar Erdogan Sabtu (23/10/2021).

Walaupun demikian, Erdogan tak menyebut waktu tepat kesepuluh duta besar tersebut resmi diusir. Namun, Erdogan menegaskan, “Mereka harus pergi dari sini pada hari mereka tidak lagi bisa di Turki.”

Artikel Terkait

Menlu Singapura Puji Kerja Keras Tim Pemadam Karhutla Indonesia

Ratu Thailand Suthida Terbangkan Pesawat Sendiri Saat Kujungan Ke Jepang

Warga Arab Ikut Pemilu Israel Pada 27 Oktober Esok

Kavala sendiri merupakan filantropis sekaligus aktivis kelahiran Paris. Turki menahan pria 64 tahun itu sejak 2017 tanpa vonis hukuman. Meski tidak terlalu dikenal secara internasional, Kavala telah dinilai menjadi simbol bagi para pendukungnya di tengah tindakan keras rezim Erdogan dalam merespons upaya kudeta gagal 2016 lalu.

Dikutip dari New York Times, Kavala menjadi tahanan politik yang paling terkemuka di Turki. Penangkapannya sendiri dilakukan karena pemerintah beranggapan Kavala mencoba menggulingkan pemerintahan Erdogan. Ia dituduh membiayai dan mengatur protes antipemerintah yang berlangsung pada 2013 yang dimulai di Taman Gezi.

Erdogan menilai, protes yang terjadi merupakan upaya untuk menggulingkan kekuasaannya, bukan protes yang terjadi secara spontan. Erdogan juga mengklaim dirinya berhasil menggagalkan ‘kelicikan’ yang mencoba membebaskan Kavala.

Sementara itu, Kavala menilai, penangkapannya merupakan bagian dari drama politik Erdogan yang masih ingin berkuasa atas Turki. Kavala juga berpendapat bahwa hakim dan jaksa bersikap sesuai dengan wacana politik Erdogan.

“Karena saya adalah aktor utama dalam dakwaan fiktif dan juga satu-satunya terdakwa yang ditangkap dalam kasus ini, saya yakin situasi saya dinilai sebagai contoh kasus istimewa yang terjadi karena alasan politik,” tutur Kavala. (cnni/brg)

Topik: ErdoganKedubesTurki

TerkaitBerita

KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Menlu Singapura Puji Kerja Keras Tim Pemadam Karhutla Indonesia

oleh Editor : Memoarto
28 Oktober 2026
MENARIK PERHATIAN: Ratu Thailand Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana menerbangkan jet Saab JAS 39C Gripen di Pangkalan Udara Wing 7, Phun Pin, Surat Thani, Bangkok pada Kamis (8/10/2026). (Foto Ilustrasi: Dok./Bureau of The Royal Household)
Internasional

Ratu Thailand Suthida Terbangkan Pesawat Sendiri Saat Kujungan Ke Jepang

oleh Editor : Memoarto
27 Oktober 2026
PEMUNGUTAN SUARA: Israel menggelar Pemilu pada 27 Oktober. (REUTERS/RONEN ZVULUN)
Internasional

Warga Arab Ikut Pemilu Israel Pada 27 Oktober Esok

oleh Editor : Memoarto
26 Oktober 2026
OTORITAS MILITER: Militer Pakistan melancarkan serangkaian serangan atas militan di Waziristan Utara pada Minggu (15/6/2026). (Foto: dok/AP)
Internasional

Militer Pakistan Bergabung Dengan Pakta Pertahanan Makkah Tanpa Izin Parlemen

oleh Editor : Memoarto
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

28 Oktober 2026
Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

28 Oktober 2026
Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

28 Oktober 2026
Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

28 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5108 shares
    Share 2043 Tweet 1277
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1110 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya