Koranindopos.com, Jakarta – Ajang promosi film Timur hadir dengan konsep yang tidak biasa. Uwais Pictures, dengan dukungan penuh dari BNI, menggelar Arena Tangkas Timur di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 27 Desember 2025. Acara ini dirancang sebagai pengalaman imersif yang mengajak penonton merasakan langsung ketegangan ala medan laga seperti yang ditampilkan dalam film Timur yang tengah hangat diperbincangkan.
Tidak sekadar pameran, Arena Tangkas Timur menjadi ruang interaksi antara film dan penonton. Pengunjung bisa mengikuti seluruh rangkaian aktivitas hanya dengan membeli tiket film Timur atau menunjukkan bukti telah menonton saat registrasi. Konsep ini menjadikan acara tersebut sebagai perpanjangan cerita film ke dunia nyata, sekaligus strategi promosi yang mengandalkan pengalaman langsung.
Seluruh area M Bloc Space disulap menjadi arena tempur bernuansa hutan rimba. Sentuhan artistik yang mencekam namun estetik digarap oleh Ananta Harshawardhana, art director yang pernah masuk nominasi Festival Film Bandung melalui film Srimulat: Hil yang Mustahal. Begitu memasuki area, pengunjung seolah meninggalkan hiruk-pikuk Jakarta dan masuk ke dunia fiksi film Timur.

Wahana utama dalam acara ini adalah permainan paintball bertajuk Misi Penyelamatan Sandera. Peserta dibagi menjadi dua tim yang saling berhadapan dalam simulasi pertempuran. Misi mereka sederhana namun memacu adrenalin, yakni menyelamatkan sandera berupa manekin sambil menghindari tembakan lawan. Konsep ini menuntut kerja sama, strategi, dan ketangkasan.
Keseruan arena tersebut juga dirasakan langsung oleh para pemain film Timur. Yusuf Mahardika Lingga Putra, aktor berusia 26 tahun yang dikenal lewat perannya sebagai Madun dalam sinetron Tendangan Si Madun, ikut ambil bagian bersama Yasamin Jasem dan Aufa Assegaf. Namun, pengalaman Yusuf di arena justru diwarnai insiden kurang mengenakkan.
“Ada kena luka tembak, ih (menunjukkan luka), gara-gara senjatanya macet,” kata Yusuf Mahardika usai bermain paintball, Sabtu (27/12/2025).
Yusuf menjelaskan, kejadian itu bermula saat dirinya tengah berlari di dalam arena. Senjata paintball yang digunakannya tiba-tiba mengalami kendala teknis, membuat pertahanan timnya melemah dan membuka celah serangan dari lawan.
“Terus jadi ngambil (memperbaiki) dulu, pas lagi lari malah kena,” ucap pria berusia 26 tahun tersebut.
Meski mengalami lebam hingga membiru di bagian tubuhnya akibat tembakan paintball, Yusuf mengaku tidak kapok. Ia justru semakin menikmati permainan tersebut karena memacu adrenalin dan mengingatkannya pada pengalaman syuting film Timur yang disutradarai oleh Iko Uwais dan telah rampung sejak setahun lalu.
“Kayaknya sih biru ya (lukanya), cuman kita cek aja nanti. Lumayan (sakit) soalnya, tapi aku udah biasa juga. Karena sudah sering main paintball,” jelasnya.
“Tapi tadi senangnya karena adrenalin tinggi, kita berhasil menang juga,” sambungnya.
Selain menjadi ajang nostalgia proses produksi, Arena Tangkas Timur juga menawarkan hadiah menarik. Sepuluh pemenang berhak mendapatkan total saldo tabungan Rp5.000.000 di Wondr by BNI serta kesempatan memperoleh Tapcash edisi khusus film Timur.
Melalui acara ini, Uwais Pictures mengajak publik tidak hanya memperbincangkan film di media sosial, tetapi merasakan semangatnya secara langsung dan membuktikan kualitas Timur yang masih tayang di seluruh bioskop Indonesia.(Brg/Hend,)










