koranindopos.com – Jakarta. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, meyakini bahwa Apple, perusahaan teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, dapat menanamkan investasi yang lebih besar di Indonesia daripada yang sebelumnya ditawarkan. Pernyataan ini muncul setelah terjadinya beberapa perkembangan dalam hubungan investasi antara pemerintah Indonesia dan raksasa teknologi global tersebut.
Sebelumnya, Apple telah menawarkan investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,58 triliun untuk membangun pabrik komponen di Bandung. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh pemerintah Indonesia. Kini, pemerintah meminta Apple untuk berinvestasi lebih besar lagi, yakni sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun, dengan tujuan agar Apple dapat memasarkan iPhone 16 di Indonesia.
Sebelum itu, Indonesia juga menyaksikan komitmen investasi besar dari perusahaan teknologi lainnya, seperti Microsoft. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Microsoft dalam mencanangkan program ElevAIte, yang bertujuan untuk melatih keterampilan dalam bidang Artificial Intelligence (AI). Program ini menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp 27,6 triliun dari Microsoft, yang menunjukkan keyakinan besar dari perusahaan teknologi global dalam pengembangan keterampilan dan teknologi di Indonesia.
Nezar Patria optimis bahwa Apple mampu menanamkan investasi yang lebih besar di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia, sebagai pasar besar dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, memberikan potensi besar bagi perusahaan-perusahaan teknologi global seperti Apple untuk berkembang lebih lanjut. Oleh karena itu, ia berharap bahwa negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Apple akan menghasilkan kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Dengan potensi pasar yang besar dan semakin berkembangnya sektor teknologi di Indonesia, langkah pemerintah untuk menarik lebih banyak investasi dari perusahaan global seperti Apple diharapkan dapat mendongkrak perekonomian serta mempercepat pengembangan teknologi di tanah air.(dhil)









