Sabtu, 27 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Waspada Diabetes Pada Anak, Kenali Ciri-Cirinya

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
14 Maret 2023
in uncategorized
A A
0
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe)

Picture Illustration

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala diabetes pada anak, salah satu isu kesehatan yang meningkat 70 kali lipat di tahun 2023 sejak tahun 2010, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Diabetes terjadi akibat dari peningkatan kadar gula dalam darah dan diabetes pada anak mempunyai ciri yang tidak jauh berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa.

“Diabetes pada anak memang hampir mirip dengan orang dewasa. Anak itu akan jadi sering minum, gampang haus, sering lapar dan jika makan banyak, anak sulit naik berat badannya, karena asupan gula tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh,” ujar Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr. Dewi Virdianti P., dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.

Ciri lain yang dapat terlihat dari anak ketika mengalami diabetes adalah anak terlihat lemas, karena makanan yang dimakan tidak dapat terbentuk menjadi energi. Hal ini menyebabkan seolah-olah anak dengan diabetes mudah mengalami tantrum atau seperti mengalami gangguan, di saat bersamaan anak tidak dapat menjelaskan gejala-gejala yang membuat tubuhnya tidak nyaman.

Diabetes sendiri mempunyai dua jenis tipe. Tipe 1 sering dialami oleh anak-anak, disebut sebagai Juvenile Diabetes. Kemudian memasuki pubertas, jika pola hidup tidak sehat, bisa terjadi diabetes tipe 2.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

“Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada anak usia di bawah 10 tahun. Penyebabnya, karena kerusakan sel pankreas yang menghasilkan hormon insulin, yang kita tahu bahwa insulin itu untuk mengatur gula. Memasuki usia 12 tahun, masa-masa pubertas, jika pola hidup tidak sehat, maka akan terjadi diabetes tipe 2, yang terjadi karena adanya resistensi insulin. Insulinnya ada, tapi tidak dapat bekerja dengan baik sehingga terjadilah peningkatan kadar gula dalam darah dan terjadilah diabetes,” ungkap dr. Virdianti.

Langkah pertama yang perlu dilakukan ketika anak yang mengalami diabetes tipe 1 adalah mengontrol gula darah dengan memberikan insulin sesuai anjuran dokter. Namun tidak hanya itu, peran orang tua juga penting dalam memotivasi anak pada proses pengobatan, terutama menjaga pola makan anak.

“Anak yang sudah mengalami diabetes dikatakan tidak dapat sembuh, namun selama gula darah terkontrol, nutrisi terpenuhi, tumbuh kembang anak yang mengalami diabetes bisa berjalan dengan normal. Konsultasikan juga pola makan anak kepada dokter agar dapat memberikan makanan yang tepat kepada anak. Tidak hanya itu, mengajak anak untuk berolahraga atau beraktifitas seperti melakukan jalan pagi sekitar 10—15 menit, pola istirahat yang teratur, juga termasuk dalam peran orang tua untuk memberikan pola hidup yang sehat kepada anak,” jelas dr. Virdianti.

Ia menjelaskan bahwa gaya hidup merupakan penyebab anak terkena diabetes. Dalam hal ini, ketika anak terlalu banyak asupan gula dari makan makanan maupun minum minuman manis yang sedang trend atau kekinian, ditambah anak cenderung kurang melakukan aktifitas fisik, lebih banyak bermain gadget.

“Resiko anak mempunyai diabetes lebih besar juga bisa didapat dari riwayat orang tua. Namun, jika ditanya bagaimana tentang mencegahnya, tentu dengan pola hidup yang lebih sehat dengan makan makanan dengan gizi seimbang, melakuan aktifitas fisik yang sesuai, dan pola istirahat yang teratur,” tutur dr. Virdianti.

Dokter Virdianti mengatakan, orang tua harus lebih memperhatikan kadar gula pada informasi nilai gizi makanan dalam kemasan dan susu yang diberikan kepada anak. Sebab, hal ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Morinaga memiliki berbagai macam bentuk produk series, salah satunya adalah Chill Kids Platinum yang diformulasikan dengan zero sugar. Juga ada Morinaga P-HP untuk anak yang memiliki risiko alergi, yaitu adanya riwayat alergi dari orang tua atau saudara kandung. Kita juga mempunyai Morinaga Soya series untuk anak yang alergi susu sapi atau intoleransi laktosa atau galaktosemia atau anak yang sedang mengalami diare,” tutur Morinaga Business Development Manager, Stella Alvina Gunawan.

“Sebelum isu diabetes pada anak naik dan dikabarkan akhir-akhir ini, kita tuh sebenarnya sudah konsen ke diabetes pada anak, itu mengapa kita sangat membatasi kandungan gula di produk-produk kita. Mulai di tahun lalu itu, kita mulai launching yang Platinum dan P-HP yang benar-benar nol sugar,“ tambah Stella.

Morinaga juga mempunyai campaign untuk membatasi gula harian seperti rekomendasi dari WHO (World Health Organisation). WHO merekomendasikan total konsumsi gula harian tidak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori harian atau setara dengan 2,5 sendok makan gula pasir untuk anak usia 1-6 tahun. (why)

Topik: PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe)

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu

27 Juni 2026
Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

Main Film CLBK, Sintya Marisca Terpikat Sifat ‘Bapak-Bapak’ Khiva Iskak Saat Bangun Chemistry

27 Juni 2026
Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

Manjakan Nasabah, Bank Jakarta Sabet Tiga Penghargaan Customer Experience Terbaik 2026

27 Juni 2026
Judol Hayam Wuruk Gunakan Server Brasil, China hingga Vietnam demi Hindari Pelacakan Aparat

Judol Hayam Wuruk Gunakan Server Brasil, China hingga Vietnam demi Hindari Pelacakan Aparat

27 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3593 shares
    Share 1437 Tweet 898
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya