Kamis, 18 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Wow! 70 Persen Provinsi Setuju Hapus Bea Balik Nama

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
21 Maret 2023
in Nasional
A A
0
Bea Balik Nama

WAHYU/KORANINDOPOS.COM PAPARAN: Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono saat Media Ghatering di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2023)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sebanyak 70 persen provinsi di Indonesia telah membuat kebijakan penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor atas kendaraan bekas (BBNKB II). Sementara itu, 30 persen lainnya telah membuat kebijakan penghapusan pajak progresif kendaraan.

”Itu hasil rekap direktur jenderal bina keuangan daerah Kementerian Dalam Negeri bahwa sekarang 70 persen dari seluruh provinsi sudah membuat kebijakan penghapusan bea balik nama. Kemudian, 30 persennya adalah (penghapusan) pajak progresif,’’ ujar Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono Senin (20/3/2023).

Rivan menjelaskan, berdasar data yang dimiliki, kepatuhan masyarakat akan kepemilikan kendaraan sangat minim. Dihapusnya BBNKB II dan pajak progresif akan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak.

Tak hanya itu, Rivan juga menyebutkan, penghapusan BBNKB II juga akan membuat pendapatan asli daerah (PAD) di tiap provinsi meningkat. Sebab, kendaraan mereka akan berubah menjadi berpelat nomor daerah.

Artikel Terkait

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

Sinergi Indonesia-Jepang, Menteri Mukhtarudin Lepas Ratusan Tenaga Perawat dan Careworker Progam IJ-EPA 2026

Menteri Mukhtarudin Dampingi Presiden Prabowo Sepakati Kerjasama Ketenagakerjaan Keperawatan dengan Jerman

”Ketika kendaraan berpindah ke satu daerah, otomatis pendapatan daerah akan meningkat dari sisi lain. Contoh, (uji) kir. Pendapatan kir untuk angkutan umum atau truk yang lain akan berpindah ke daerah tersebut. Maka, pendapatan daerah akan meningkat,’’ jelasnya.

Dengan adanya penghapusan itu, sambung Rivan, identifikasi dan registrasi kendaraan dapat dilakukan dengan baik. Hal itu tentu akan memudahkan jika suatu instansi membutuhkan data kendaraan. Penindakan melalui electronic traffic law enforcement (e-TLE) pun jadi lebih maksimal. ”Kapolri menyatakan akan memberlakukan e-TLE. Apa yakin e-TLE bisa dijalankan kalau registrasi belum dilakukan dengan baik,’’ ungkapnya.

Rivan menyebutkan, 30 persen provinsi lainnya belum menerapkan penghapusan BBNKB II karena masih membutuhkan kajian yang mendalam. Kendala lainnya adalah masih diperlukannya sosialisasi kepada gubernur dan polda di masing-masing wilayah.

Hal senada disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi. Dia mengatakan, pemerintah harus memiliki satu data yang valid terkait kendaraan bermotor. Data itu dapat dimanfaatkan kementerian maupun lembaga lainnya untuk kepentingan masyarakat. ”Kami berkomitmen untuk memperbaiki (data) kendaraan bermotor kita,’’ paparnya.

Firman mengaku menerima banyak masukan dari beberapa gubernur. Salah satunya, gubernur Kalimantan Utara. Yakni, banyak sekali kendaraan berpelat nomor B atau di luar kepemilikan wilayahnya. ”Kemudian, kami ke Labuan Bajo, ya sama juga. Di sana, orang masih senang pakai pelat B karena katanya harganya tinggi. Bayar pajaknya di sana (Jakarta). Kan saya kira fair,’’ ucapnya.

Menurut dia, penghapusan BBNKB II dan pajak progresif dapat meningkatkan PAD sehingga pembangunan di daerah dapat lebih pesat. ”Kalau ke depan ini semua tercapai, PAD akan jauh lebih besar untuk membangun daerah,’’ katanya. (wyu/mmr)

Topik: BBNKBJasaraharjaKorlantasPajakRivan purwantono

TerkaitBerita

JADI SOROTAN: Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dalam satu momen. (Foto: tangkapan layar IG tiyoardianto_)
Politik

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

oleh Editor : Memoarto
18 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin
Nasional

Sinergi Indonesia-Jepang, Menteri Mukhtarudin Lepas Ratusan Tenaga Perawat dan Careworker Progam IJ-EPA 2026

oleh Editor : Hairul
17 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Dampingi Presiden Prabowo Sepakati Kerjasama Ketenagakerjaan Keperawatan dengan Jerman
Nasional

Menteri Mukhtarudin Dampingi Presiden Prabowo Sepakati Kerjasama Ketenagakerjaan Keperawatan dengan Jerman

oleh Editor : Affandy
17 Juni 2026
KP2MI KawaL Penanganan Insiden Yang Melibatkan PMI di TAICHUNG, TAIWAN
Nasional

KP2MI KawaL Penanganan Insiden Yang Melibatkan PMI di TAICHUNG, TAIWAN

oleh Editor : Doe
17 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

OPERASI MILITER: Tentara AS dalam sebuah operasi. AS menghabiskan Rp 186 triliun dalam enam hari melakukan serangan ke Iran. (Foto Ilustrasi: x.com/I_Corps)

Kompensasi AS-Iran Damai Bernilai Sekitar Rp 5.000 Triliun

18 Juni 2026
MIMPI BURUK: Aksi Luca Zidane, kiper Timnas Aljazair, saat berhadapan dengan Lionel Messi pada laga Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Reed Hoffmann)

Lionel Messi Tiga Kali Bobol Gawang Aljazair tanpa Balas

18 Juni 2026
JADI SOROTAN: Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dalam satu momen. (Foto: tangkapan layar IG tiyoardianto_)

Politikus PDIP: Tudingan Soal Mobil Tiyo Cocoklogi Saja

18 Juni 2026
Riswandi

Runtuhkan Mitos Sinematografi Mewah, Pemuda Bulukumba Pacu Kreativitas Remaja Daerah

17 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3497 shares
    Share 1399 Tweet 874
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya