koraninopos.com – Jakarta. Yamaha kembali menyegarkan lini skuter matik premiumnya dengan meluncurkan Tmax 560 versi 2025 di Thailand. Skuter yang dikenal sebagai kasta tertinggi motor matic Yamaha ini hadir dengan pembaruan warna bodi yang lebih segar, sporty, dan eksklusif, menjadikannya semakin menggoda bagi para pecinta skutik besar.
Melansir laporan Greatbiker, Tmax 560 2025 hadir dengan balutan warna-warna baru yang menonjolkan kesan premium dan modern. Meskipun tidak mengalami perubahan signifikan dari sisi teknis, tampilan baru ini cukup memberikan penyegaran visual yang membuatnya tampil berbeda dari versi sebelumnya.
Yamaha tetap mempertahankan varian tertingginya, yakni Tmax Tech Max, yang selama ini menjadi favorit di kalangan pengendara yang mendambakan performa, kenyamanan, serta teknologi tinggi dalam satu paket.
Beberapa fitur unggulan pada Tmax Tech Max antara lain:
-
Windscreen elektrik
-
Cruise control
-
Heated grips & seat (pemanas tangan dan jok)
-
Suspensi belakang premium
-
Sistem keyless dan layar TFT warna yang terintegrasi dengan konektivitas smartphone
Teknologi dan fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Tmax 560 tidak hanya sekadar skutik besar, tetapi juga kendaraan yang dirancang untuk kenyamanan touring jarak jauh dengan sentuhan kemewahan.
Tmax 560 tetap dibekali mesin 2-silinder 562 cc berpendingin cairan yang dikenal bertenaga dan halus. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 47 hp, dipadukan dengan sistem transmisi CVT khas skutik. Kombinasi ini memberikan akselerasi yang responsif dan performa stabil di kecepatan tinggi.
Dari segi pengereman dan keselamatan, motor ini dilengkapi dengan rem cakram ganda di depan, rem cakram tunggal di belakang, serta sistem ABS dan kontrol traksi.
Dengan segala fitur dan desainnya, Yamaha Tmax 560 2025 ditujukan untuk segmen premium yang membutuhkan skutik besar bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga gaya hidup dan sarana penunjang kenyamanan dalam berkendara.
Meskipun baru diluncurkan di Thailand, motor ini diprediksi akan segera masuk ke pasar ASEAN lainnya, termasuk Indonesia, melalui jalur impor. Harga untuk pasar Indonesia diperkirakan tetap berada di atas Rp 300 juta, menyesuaikan dengan statusnya sebagai motor flagship.(dhil)










