Kamis, 10 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
10 Agustus 2026
in Kesehatan
A A
0
Kasus COVID-19 di Taiwan Melonjak, Hampir 19 Ribu Kunjungan Tercatat dalam Sepekan

Foto: dok. getty images

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kasus COVID-19 di Taiwan kembali menunjukkan peningkatan. Rumah sakit di negara tersebut mencatat 18.990 kunjungan terkait COVID-19 sepanjang periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Jumlah tersebut melonjak 74,8 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Peningkatan kunjungan pasien membuat otoritas kesehatan Taiwan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus.

Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan atau Taiwan Centers for Disease Control (CDC) juga mencatat sebanyak 62 kasus COVID-19 berat selama periode tersebut.

Wakil Direktur Jenderal sekaligus juru bicara CDC Taiwan, Lin Min-cheng, mengatakan jumlah pasien COVID-19 yang datang ke layanan rawat jalan maupun unit gawat darurat terus meningkat.

Artikel Terkait

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut

Menurutnya, tren kenaikan tersebut masih berpotensi berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Direktur Epidemic Intelligence Center CDC Taiwan, Guo Hung-wei, mengatakan 62 kasus berat yang tercatat pada pekan tersebut menjadi jumlah mingguan tertinggi selama musim COVID-19 kali ini.

Musim COVID-19 yang dimaksud telah berlangsung sejak 1 Oktober 2025.

Sebagian besar pasien dengan kondisi berat merupakan kelompok lanjut usia, khususnya mereka yang berusia 65 tahun ke atas, serta masyarakat yang memiliki penyakit penyerta.

CDC Taiwan juga menyebut mayoritas pasien COVID-19 dengan kondisi berat tersebut belum menerima vaksinasi COVID-19 pada musim ini.

Kondisi tersebut menjadi perhatian otoritas kesehatan karena kelompok lansia dan orang dengan penyakit penyerta memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi ketika terinfeksi COVID-19.

Peningkatan kasus di Taiwan terjadi bersamaan dengan munculnya perhatian terhadap subvarian baru SARS-CoV-2.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada 27 Juli 2026 menetapkan PQ.16.1.1, yang merupakan turunan dari subvarian NB.1.8.1, sebagai Variant Under Monitoring (VUM) atau varian yang sedang dipantau.

Status tersebut berarti WHO memasukkan subvarian tersebut ke dalam pemantauan epidemiologis untuk melihat perkembangan serta karakteristiknya.

Berdasarkan pemantauan CDC Taiwan, PQ.16.1.1 terdeteksi pada 85,7 persen sampel kasus lokal yang dianalisis untuk mengetahui varian virus selama empat pekan terakhir.

Dominasi subvarian tersebut menjadi salah satu hal yang terus dipantau oleh otoritas kesehatan Taiwan di tengah meningkatnya kasus COVID-19.

Lonjakan kunjungan pasien dan meningkatnya kasus berat membuat CDC Taiwan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi.

Masyarakat juga diharapkan memperhatikan kondisi kesehatan dan mengikuti rekomendasi vaksinasi yang berlaku.

Meski COVID-19 telah menjadi bagian dari pola penyakit pernapasan yang terus dipantau, peningkatan kasus tetap perlu diantisipasi untuk mencegah bertambahnya jumlah pasien dengan kondisi berat.

Otoritas kesehatan Taiwan pun akan terus memantau tren kasus, tingkat keparahan penyakit, serta perkembangan varian SARS-CoV-2 untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.(Dhil/dtk)

Topik: Covid-19Taiwan

TerkaitBerita

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting
Kesehatan

Waspada Ibu Kurang Gizi, Anak yang Hanya Andalkan ASI Bisa Terancam Stunting

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia
Kesehatan

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut
Kesehatan

Remaja 16 Tahun Muntah, Dokter Temukan Gumpalan Rambut Seberat 1,5 Kg di Perut

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS
Kesehatan

BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

oleh Editor : Affandy
8 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

Wow…..Opie Kumis Ternyata Telah Menikah Sebanyak 31 Kali 

10 September 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2,625 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2,625 Juta per Gram

10 September 2026
Rumah123 Harpropnas Fest 2026 Hadirkan Puluhan Proyek Properti dan Solusi KPR

Rumah123 Harpropnas Fest 2026 Hadirkan Puluhan Proyek Properti dan Solusi KPR

10 September 2026
AI Mendorong Organisasi Asia Pasifik Tingkatkan Investasi Keamanan TI

AI Mendorong Organisasi Asia Pasifik Tingkatkan Investasi Keamanan TI

10 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4460 shares
    Share 1784 Tweet 1115
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya