Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Kerugian Akibat Kebocoran Air PAM Jaya Capai Rp 2,5 T

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
10 Maret 2023
in Megapolitan
A A
0
Pam Jaya

FOTO: IST INSTALASI AIR: Petugas memperbaiki kerusakan instalasi pipa air milik PAM Jaya di Jakarta Barat beberapa waktu.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Persentase kehilangan air atau non revenue water (NRW) di Jakarta sangat besar. Berdasar data PAM Jaya, angkanya mencapai 46,67 persen. Secara ekuivalen rupiah, persentase tersebut sekitar Rp 2,5 triliun per tahun

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menuturkan, penurunan  NRW sangat berdampak besar terhadap pendapatan PAM Jaya. ”Jadi 46 persen NRW ini secara ekuivalen rupiah bisa mencapai Rp 2,5 triliun per tahun,” kata Arief kepada awak media.

Secara umum, kata Arief, ada dua penyebab hal tersebut terjadi. Yakni, 80 persen karena kerusakan pipa dan 20 persen karena sambungan ilegal. ”Sambungan ilegal ini yang terus kami deteksi. Jadi, kalau ada masyarakat yang ketahuan nyambung ilegal, kami berikan sanksi. Saat ini law enforcement-nya sedang diperkuat,” kata Arief.

Sementara untuk kerusakan pipa, Arief menjelaskan ada berbagai penyebabnya. Terutama, karena pipa di Jakarta, tidak terkecuali pipa utama sudah memiliki umur yang sangat tua. Bahkan, Arief menyebutkan pipa tua itu sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Artikel Terkait

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja

Lahan Pemprov DKI di Kembangan Jadi Lapangan Padel, Dulunya TPS Sampah Warga

Kurir Sabu di Cilincing Ditangkap, Mengaku Dapat Upah dan Narkoba Gratis

”Usia pipa kita ada yang lebih tua dari saya, saya usianya 50. Makanya, ada program yang saat ini sedang kita kaji untuk melakukan revitalisasi pipa di Jakarta secara keseluruhan. Tapi, saya masih berfikir ketika kita akan melakukan revitalisasi pipa secara keseluruhan, itu khawatirnya akan membuat kacau rencana pembangunan pipa baru,” terangnya.

Maka, lanjut Arief, tahun ini dia belum bisa menjelaskan target penurunan NRW dengan perbaikan pipa tua tersebut. Sebab, untuk tahun ini, mereka sedang fokus untuk pembangunan pipa baru untuk meningkatkan cakupan wilayah layanan.

”Kalau semuanya dikerjakan (perbaikan pipa tua dan pipa baru, Red) totalnya perlu 16 ribu sekian kilometer. Itu lalu lintas akan luar biasa macetnya karena pembangunan pipa yang sangat panjang,” jelasnya.

Meski tidak melakukan perbaikan pipa tua tahun ini, Arief menyebutkan akan mencoba menganalisis area per area yang dilayani pipa tua. Dengan begitu, mereka mengetahui pipa yang sangat tua ada di wilayah mana saja.

Lebih lanjut, Arief juga mengakui, kebocoran pipa tersebut menjadi salah satu penyebab PAM Jaya sampai saat ini tidak bisa disebut sebagai perusahaan air minum seperti namanya. ”Selain kebocoran pipa, jenis pipa yang tidak food grade yang masih digunakan masyarakat di dalam rumah juga menyebabkan sampai saat ini kita masih melayani air bersih, bukan air minum,” jelasnya. (wyu/mmr)

Topik: AetraAirBUMD DKIJAKARTAPAM Jaya

TerkaitBerita

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja
Megapolitan

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Lahan Pemprov DKI di Kembangan Jadi Lapangan Padel, Dulunya TPS Sampah Warga
Megapolitan

Lahan Pemprov DKI di Kembangan Jadi Lapangan Padel, Dulunya TPS Sampah Warga

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Kurir Sabu di Cilincing Ditangkap, Mengaku Dapat Upah dan Narkoba Gratis
Megapolitan

Kurir Sabu di Cilincing Ditangkap, Mengaku Dapat Upah dan Narkoba Gratis

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Jalan Protokol Jakpus Kembali Disemprot Water Mist untuk Bersihkan Abu Anak Krakatau
Megapolitan

Jalan Protokol Jakpus Kembali Disemprot Water Mist untuk Bersihkan Abu Anak Krakatau

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

PRCI Dorong Sekolah Hargai Hak Cipta dan Royalti Penulis Buku

11 September 2026
Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

Ochi Rosdiana Tak Kapok Main Film Horor Meski Saksikan Asistennya Kesurupan

11 September 2026
AKHIR DEBUT: Pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, berjalan menuju lapangan sebelum pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di London pada Selasa (25/8/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

11 September 2026
BANTUAN SOSIAL: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam sosialisasi DTSEN oleh Kementerian Sosial RI kepada para camat, kepala desa, lurah, dan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat pada Rabu (4/3/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Disorot Publik, Kepala BPS Mutakhirkan DTSEN Anggota DPR RI Eva Stevany Jadi Desil 10

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4473 shares
    Share 1789 Tweet 1118
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya