Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Catatan Ringan

Benarkah Anies Dijegal?

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
27 Juni 2023
in Catatan Ringan
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

ISU politik di dalam negeri mulai memanas. Pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2024 yang menyisakan waktu sekitar delapan bulan lagi ternyata telah menghadirkan atmosfer berbeda di ruang publik. Media sosial mulai dibanjiri perbincangan tentang kontestasi yang berisi dukungan. Tak sedikit pula bernada serangan dan makian. Perbincangan dalam interaksi sosial pun tak kalah ramai. Tempat-tempat nongkrong mulai diwarnai dengan obrolan seputar sanjungan maupun cibiran.

Dari berbagai tema seputar Pilpres 2024, isu penjegalan Anies Baswedan yang paling ramai diperbincangkan. Bacapres yang diusung NasDem, PKS, dan Demokrat itu ramai dirumorkan tidak akan melenggang ke panggung Pilpres 2024. Variabel yang menguatkan rumor itu pun setiap saat selalu bermunculan dan bak puzzle yang satu sama lain saling melengkapi. Mulai dari kasus dugaan korupsi Formula E yang terus ditembakkan ke arah Anies Baswedan, hingga nasib Demokrat yang saat ini berproses di Mahkamah Agung (MA).

Kasus Formula E, misalnya. Kasus ini rumornya telah menjadi topik serius di internal penyidik dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam sebuah acara talkshow di MetroTV, Andy F. Noya yang menjadi pembawa acara secara terbuka bertanya kepada Anies tentang kasus tersebut. Dia juga menyinggung pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD yang mengatakan bahwa KPK sebenarnya hendak memeriksa Anies kembali, tapi urung dilakukan karena khawatir terjadi gejolak di kalangan pendukung penggagas program Indonesia Mengajar itu. Beberapa pihak bahkan mulai ‘meramalkan’ bahwa nama Anies tidak akan terpampang di panggung Pilpres 2024.

Cara lain yang dirumorkan untuk menjegal Anies adalah melalui pencopetan -istilah politisi PPP Muhammad Romahurmuziy alias Romi- Partai Demokrat oleh kubu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Jika Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan kubu Moeldoko dikabulkan MA, maka riwayat Anies menuju Pilpres 2024 diprediksi berakhir. Sebab, Moeldoko yang merupakan orang dekat Presiden Jokowi tak mungkin memberikan tiket partainya ke Anies. Sedangkan jumlah kursi NasDem dan PKS di DPR RI tak memenuhi ambang batas 20 persen perolehan suara nasional sebagai syarat mengusung calon presiden.

Artikel Terkait

Ayam dan Emas di Mata Hukum

Rakyat Wajib Di-Uwongke

Negara Didikte 

Dua skenario penjegalan inilah yang semakin ramai diperbincangkan publik. Masyarakat terutama pendukung Anies mulai waswas terhadap ‘pencopetan’ Demokrat dan ‘kriminalisasi’ Anies oleh KPK. Ekspresi kekesalan pendukung Anies di media sosial ditunjukkan dengan menyudutkan pihak-pihak yang dianggap ‘musuh’ Anies. Sekaligus berdoa semoga Allah SWT membantu mantan rektor Universitas Paramadina itu tetap tangguh menghadapi ujian politiknya. Anies pun di berbagai kesempatan hanya meminta sambungan doa pada pendukung dan kelompok relawan agar jalannya menuju Pilpres 2024 dilapangkan Allah.

Tak ada orang yang tahu seperti apa akhir dari cerita dan drama penjegalan Anies ini. Namun, masyarakat awam yang tak punya kuasa di tingkat elite hanya bisa berharap semoga takdir demokrasi yang Allah gariskan untuk bangsa ini masih dinikmati dengan suka cita. Takdir yang memberikan ruang kepada semua anak Republik ini untuk tampil dalam kontestasi politik. Tidak ada yang dihalang-halangi dan dijegal dengan cara-cara busuk. Presiden Jokowi yang kepemimpinannya disanjung mayoritas rakyatnya harus membuktikan bahwa dia memang pemimpin sejati. Pemimpin yang mementingkan masa depan bangsa di atas kepentingan diri dan partainya. Semoga.(*)

 

Topik: Anies BaswedanAnies Capres RI

TerkaitBerita

TUNTUT KEADILAN: Bocah perempuan ini menangisi jasad ayahnya yang meninggal akibat diduga dihakimi massa setelah tertangkap mencuri seekor ayam di Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali pada Jumat (24/7/2026). (Foto: Tangkapan layar)
Catatan Ringan

Ayam dan Emas di Mata Hukum

oleh Editor : Memoarto
27 Juli 2026
OPINI: Ganjar Pranowo (Foto: TikTok Ganjar Pranowo)
Catatan Ringan

Rakyat Wajib Di-Uwongke

oleh Editor : Memoarto
25 Juli 2026
retret kepala daerah
Catatan Ringan

Negara Didikte 

oleh Editor : Hairul
24 Februari 2025
Danantara
Catatan Ringan

Super Holding Kian Nyaring

oleh Editor : Hairul
17 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4455 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya