koranindopos.com – Jakarta. Banjir merendam Kampung Lebak RW 02, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Ketinggian air banjir dilaporkan mencapai 1 meter, menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) terdampak.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Muhammad Yus Jahan, mengungkapkan bahwa banjir ini merupakan kiriman dari Bogor yang terjadi sejak semalam. “Ketinggian air 1 meter,” ujarnya dalam keterangannya pada Senin (3/3/2025).
Menurut Yus Jahan, sekitar 150 KK terdampak akibat banjir ini. Air kiriman dari Bogor yang melewati aliran sungai di Bekasi menjadi penyebab utama luapan air yang merendam pemukiman warga di Kampung Lebak.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sembari menunggu surutnya air. Beberapa di antaranya memilih bertahan di rumah mereka dengan mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.
Tim gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga yang terdampak. Selain itu, dapur umum dan posko kesehatan mulai disiapkan untuk membantu para korban banjir.
Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Mereka juga berencana meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi banjir susulan.
Banjir yang terjadi di Teluk Pucung ini menambah daftar wilayah di Jabodetabek yang mengalami genangan akibat hujan deras dan aliran air kiriman dari hulu. Diharapkan, dengan upaya penanganan yang cepat dan koordinasi antara berbagai pihak, dampak banjir dapat segera diminimalisir.(dhil)










