Koranindopos.com, Jakarta – Upaya memperjuangkan kepastian renovasi infrastruktur pertanian kembali ditunjukkan oleh Andiniya K P, S.Sos, MH, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Golkar. Legislator asal Brebes tersebut menyambangi Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jateng di Semarang untuk memastikan kelanjutan rencana perbaikan bendung suplesi Klikiran yang terletak di Desa Buaran, Kabupaten Brebes.
Kunjungan ini dilakukan pada Kamis (21/8), di mana Andiniya langsung diterima oleh Ketua BBWS Provinsi Jateng, Sudarto. Pertemuan tersebut membahas secara detail status usulan renovasi bendung yang selama ini menjadi harapan besar bagi para petani setempat, mengingat ribuan hektar sawah mereka bergantung pada kondisi bangunan tersebut.
“Alhamdulillah tadi sudah diterima langsung oleh Bapak Sudarto dan mendapat informasi yang positif. Jadi soal renovasi bendung suplesi Klikiran desa Buaran masuk tahun anggaran 2026. Ini kabar yang menyenangkan bagi gapoktan kabupaten Brebes. Di mana pemilik 2500 hektar sawah tidak merasa was was lagi karena sudah ada kepastiannya,” tutur Andiniya K P, S.Sos, MH.

Sudarto selaku perwakilan BBWS Pamali-Juana juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan rancangan usulan renovasi tersebut dan mengajukannya ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk dimasukkan dalam rencana anggaran tahun 2026. Dengan begitu, harapan petani Brebes agar infrastruktur pengairan mereka diperbaiki akhirnya menemukan titik terang.
Sebagai informasi, bendung suplesi Klikiran sebelumnya sempat mengalami kerusakan yang cukup parah hingga jebol. Kondisi itu membuat masyarakat sekitar bersama BBWS Jateng harus turun tangan secara darurat dengan melakukan penanganan swadaya menggunakan bronjong, sambil menunggu adanya alokasi anggaran resmi dari pemerintah pusat.
“Saya bersyukur sudah di titik atensi dan aksi konkrit dari pihak BBWS, ini rejekinya kawan2 gapoktan,” lanjut Andiniya dengan nada optimis.
Dengan masuknya renovasi bendung Klikiran ke dalam program anggaran 2026, para petani di Kabupaten Brebes kini bisa lebih tenang dalam merencanakan masa depan pertanian mereka. Kehadiran infrastruktur pengairan yang lebih kokoh diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. (Brg/kul)










