Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

Angka Stunting di Tangsel Sentuh Standar WHO

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
24 Juni 2022
in Megapolitan
0
Stunting

BEDA TINGGI: Stunting mengganggu tumbuh kembang anak-anak. (Foto ilustrasi: PAUD Dikmas Disdik Jatim)

Share on FacebookShare on Twitter

KOTA TANGSEL, koranindopos.com – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menjadi salah satu ikon kota modern di tanah air tak selaras dengan kesejahteraan warganya. Hal itu tercermin dari angka kasus stunting yang cukup tinggi. Berdasar data terakhir, angkanya hampir menyentuh standar WHO, yakni 20 persen.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya baru saja membentuk Forum Pembina Anak Usia Dini (PAUD) Kota Tangsel. Forum tersebut merupakan organisasi masyarakat yang terdiri atas beragam elemen masyarakat. Mulai praktisi hingga akademisi.

Dengan demikian, forum itu memiliki peran yang sangat strategis. Terutama dalam memberikan wawasan, pengalaman, dan pengetahuan dalam mendidik anak.

’’Forum PAUD diharapkan ambil bagian dalam memberikan edukasi kepada orang tua, juga tumbuh kembang peserta didik. Kolaborasi dengan orang tua peserta didik harus dilakukan,’’ katanya kepada awak media di Puspemkot Tangsel, Ciputat, pada Kamis (23/6).

Artikel Terkait

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

Pilar menyampaikan, ada juga tugas yang harus dilakukan melalui forum PAUD. Yaitu, menurunkan angka kasus stunting di Kota Tangsel. ’’Walaupun, saat ini, angka prevalensi stunting di Tangsel masih di bawah rata-rata nasional maupun provinsi. Tapi, Tangsel harus menjadi kota layak anak,’’ terang Pilar.

Karena itu, kata Pilar, pendidikan anak usia dini sangat penting. Terutama dalam pengembangan karakter, kapasitas, dan efektivitas kemampuan otak anak dengan berbagai program dan kegiatan yang akan membuat perkembangan otak anak semakin optimal.

’’Tugas kita semua untuk menjadikan Kota Tangerang Selatan menjadi layak anak. Walaupun, di dinas, ada satgas perlindungan anak. Tapi, mereka juga harus menjadi mata dan telinga akan kejadian-kejadian yang berkaitan. Termasuk bila ada kekerasan anak, segera laporkan,’’ tegas Pilar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, berdasar data survei status gizi balita Indonesia (SSGBI), angka kasus stunting sekarang sebesar 19,9 persen dari yang sebelumnya hanya 16 persen.

’’Dari 22 ribu balita sampling dengan rumus, ditemukan 19,9 persen. Itu yang dilansir 2020. Nah, 2021 harusnya sudah survei. Tapi, karena pandemi Covid-19, jadi nggak ada. Biasanya di Mei, tapi belum juga. Data itu dilansir pada 2021. Saya pernah kasih tahu se-Banten paling rendah 16 koma, tapi justru ini naik. Maksimalnya harus 20 persen,’’ katanya.

Menurut Allin, ada dua faktor penyebab masih banyaknya kasus stunting di wilayahnya. Yakni, asupan gizi yang kurang, terutama protein, dan pola asuh yang kurang tepat.

’’Faktor penyebab 80 persen karena mereka kurang asupan, ya. Tapi, 20 persen soal pola asuh. Jadi, pola asuh dalam artian kita sering dengar ASI eksklusif ini yang mesti digencarkan. Jadi, mungkin ada pola makan yang salah dari awal. Banyak yang diasuh bukan oleh ibu. Jadi, terjadi ketidakseimbangan antara tinggi badan dan umur,’’ terangnya. (bnk/mmr)

 

Topik: anakBantenGiziKesehatanPilar Saga IchsanStuntingtangsel

TerkaitBerita

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional
Megapolitan

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Lab Indonesia 2026
Megapolitan

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

oleh Editor : Hanasa
16 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi
Megapolitan

Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi

oleh Editor : Affandy
15 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

TEMBUS MANCANEGARA: Penyanyi muda spesialis lagu Mandarin, Icha Yang, tampil di stasiun televisi Hunan, Tiongkok, dalam program Qing Chun Chuang·Ge. (Foto: Dok/Icha Yang)

Debut Icha Yang Penyanyi Mandarin Asal Jember Sampai Ke Tiongkok

17 April 2026
BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

BRIN Kembangkan PLTSa, Ubah Sampah Kota Jadi Energi dengan Konsep “Listrik sebagai Bonus”

17 April 2026
BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium

BYD Seal 08 DM-p Hadir, Sedan Coupe Hybrid Futuristik Siap Tantang Kelas Premium

17 April 2026
JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2800 shares
    Share 1120 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    626 shares
    Share 250 Tweet 157
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya