koranindopos.com – Jakarta. Arab Saudi mengecam keras serangan militer Israel yang menghantam sebuah rumah sakit di Jalur Gaza bagian selatan dan menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk lima jurnalis. Serangan tersebut menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik yang terus berkecamuk di Gaza.
Menurut laporan badan pertahanan sipil Gaza, insiden terjadi pada Senin (25/8/2025) ketika sebuah drone peledak Israel mengenai salah satu gedung di kompleks Rumah Sakit Nasser, Khan Younis. Tidak lama berselang, serangan udara susulan menghantam lokasi saat para tenaga medis dan warga tengah berusaha mengevakuasi korban luka.
Akibat serangan itu, korban jiwa dilaporkan mencapai sedikitnya 20 orang, termasuk lima jurnalis yang tengah meliput situasi di lokasi. Sejumlah tenaga medis dan pekerja bantuan juga dilaporkan menjadi korban luka.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, dalam pernyataannya yang dikutip Al Arabiya pada Selasa (26/8/2025), menegaskan kecaman terhadap tindakan Israel tersebut. Riyadh menyebut serangan yang menyasar tenaga medis, pekerja kemanusiaan, dan jurnalis di Kompleks Medis Nasser sebagai kejahatan serius yang melanggar hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.
“Kerajaan Arab Saudi mengecam penargetan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap para tenaga medis, pekerja bantuan kemanusiaan, dan personel media di Kompleks Medis Al-Nasser di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan,” demikian bunyi pernyataan resmi Kemenlu Saudi.
Saudi juga menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya PBB dan negara-negara berpengaruh, untuk mengambil langkah nyata dalam menghentikan serangan Israel terhadap warga sipil. Riyadh menegaskan pentingnya perlindungan bagi fasilitas medis, lembaga kemanusiaan, serta para jurnalis yang bertugas di wilayah konflik.
Serangan ini semakin menyoroti situasi kemanusiaan di Gaza yang kian memburuk akibat blokade dan operasi militer Israel. Sejak pecahnya eskalasi terbaru, ribuan warga sipil Gaza telah menjadi korban, sementara rumah sakit dan fasilitas vital terus menjadi sasaran.(dhil)










