Koranindopos.com, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengumumkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dapat digunakan di Jepang Agustus 2025. Menurut Perry, jika tidak ada perubahan rencana, QRIS akan berlaku pada pertengahan Agustus. ”Kami sampaikan Insyaallah mulai 17 Agustus efektif, 18 Agustus QRIS bisa dipakai di Jepang,” kata Perry.
Menurut Perry, uji coba QRIS di Negeri Sakura itu sudah dilakukan dan sandbox sudah dijalankan mulai 15 Mei 2025. Dengan begitu, transaksi bisa dilakukan mulai 18 Agustus 2025. Selain Jepang, BI juga akan melanjutkan uji coba penggunaan QRIS di Tiongkok dan Arab Saudi.
Khusus di Arab Saudi, lanjut Perry, akan dipakai kartu identitas resmi atau kartu nusuk (kartu identitas yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi) sebagai alat pembaca QRIS dan penyimpan uang elektronik. Tujuannya agar para jemaah dapat bertransaksi dengan mudah. ”Sehingga bisa bertransaksi, bisa menggunakan kartu nusuk membaca QRIS dan ada uang elektroniknya,” tutur Perry. (dtf/mmr)










