koranindopos.com – Jakarta. Pemprov DKI masih terus menjalankan program vaksinasi di Jakarta dalam mengendalikan kasus Covid-19. Bahkan, untuk meningkatan cakupan vaksinasi, Pemprov DKI sudah menyiapkan sentra vaksinasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Di antaranya, di Lapangan Banteng, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lain.
Kepala Seksi Survei lans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menuturkan, capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di Jakarta sudah sangat tinggi. Hingga 8 Desember 2022, untuk capaian dosis pertama sebanyak 12,69 juta atau sekitar 135 persen, dosis kedua sebanyak 10,90 atau 116,25 persen, dosis ketiga sebanyak 5,2 juta atau 71,05 persen, dan dosis keempat 128.131 orang atau 14,67 persen.
”Saat ini, ada sebanyak tiga jenis vaksin. Yakni, Vaksin Pfizer, Zifivax, dan Indovac. Ketiga jenis vaksin itu juga tersedia di Lapangan Banteng pada Senin – Minggu pukul 9.00 – 12.00. Itu berjalan hingga 31 Desember mendatang,” katanya pada Jumat (9/12/2022).
Ngabila juga menyampaikan, baru beberapa kategori yang di izinkan untuk vaksin booster atau dosis keempat di Jakarta saat ini. Yakni, tenaga kesehatan dan lansia. ”Dari 14,67 persen cakupan vaksinasi dosis keempat perinciannya 74.398 tenaga kesehatan atau 66,25 persen dan 53.733 lansia,” terangnya.
Untuk lansia, Ngabila merincikan bahwa cakupan dosis pertama dan kedua lansia di Jakarta sudah cukup baik. Yakni, dosis pertama 806.776 orang (105,98 persen) dan dosis kedua sebanyak 740.442 (97.27 persen).
”Sementara dosis ketiga atau booster itu sudah sebanyak 434.928 orang atau 57,14 persen. Kami terus berusaha mengajak para lansia di Jakarta mendatangi sentra vaksinasi untuk mendapatkan dosis booster pertama dan kedua,” terangnya.
Untuk lansia usia 60 tahun yang ingin mendapatkan booster kedua, syaratnya sangat mudah. Yakni, sudah mendapatkan booster pertama, minimal enam bulan sebelumnya. ”Lansia yang sudah vaksin booster pertama lebih dari enam bulan silahkan dating kelokasi vaksin terdekat untuk vaksinasi keempat. Walaupun tiket keempatnya belum terbit di Peduli Lindungi,” ulangnya. (wyu/mmr)










