Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Desak Pj Gubernur DKI Periksa Dishub dan PT TJ Terkait Bus Mangkrak

Editor : Hana oleh Editor : Hana
16 Desember 2022
in Megapolitan
A A
0
Transjakarta

ILUSTRASI FOTO: WAHYU TRIONO/KORANINDOPOS.COM ANGKUTAN ANDALAN: Bus Transjakarta melintas di sekitar Halte Bundaran HI. Jakarta Pusat.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA. Publik mendesak Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono memeriksa manajemen PT Transportasi Jakarta (TJ) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. Dua instansi tersebut dinilai bertanggung jawab penuh terhadap temuan foto puluhan bus TJ mangkrak di pul Transjakarta di Pinang Ranti, Jakarta Timur, yang viral di media sosial.

Salah satu pihak yang mendesak adalah pengamat Transportasi Azas Tigor Nainggolan. Dia menyebutkan, dari foto tersebut, dia melihat bahwa bus berjenis low entry dengan merk Mercedes Benz dan Scania beberapa kondisinya rusak. ”Jika melihat kondisi bus yang rusak di beberapa bagian, kemungkinan besar sudah mangkrak berbulan-bulan. Artinya, bus-bus tersebut terbengkalai sejak zaman gubernur Anies. Jika dilihat dari kondisi bus yang mangkrak itu, bannya sudah kempes semua. Kondisi ban itu menunjukkan bahwa sebanyak 60-an bus TJ yang mangkrak itu sudah terjadi pada zaman Gubernur Jakarta 2017 – 2022 Anies Baswedan,” katanya.

Sesuai amanat presiden, Heru memang mendapatkan beberapa penugasan. Salah satunya, membereskan  masalah kemacetan Jakarta. ”TJ seharusnya menjadi andalan bertransportasi warga Jakarta. Oleh karena itu, PT TJ seharusnya mendorong dan memfasilitasi transportasi yang baik, maka warga akan meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah. Maka, masalah kemacetan Jakarta bisa dipecahkan,” imbuhnya.

Heru juga menyampaikan, kesempatan itu bisa jadi momentum bagi Pj Gubernur untuk membenahi sektor transportasi di Jakarta, yang pelayanannya semakin buruk. ”Bisa dilihat ketika jam sibuk pagi dan sore, kondisi bus TJ penuh sesak dan juga terjadi penumpukan penumpang di halte-halte TJ akibat dari minimnya bus TJ yang dioperasikan. Padahal seperti foto yang dikirimkan pada saya, terlihat puluhan bus TJ mangkrak sudah berbulan-bulan di pul tidak dioperasikan,” katanya.

Artikel Terkait

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Menurut Heru, penumpukan penumpang yang beriringan dengan mangkraknya puluhan bus TJ menunjukkan sebuah manajemen buruk dalam layanan TJ. ”Hal itu terjadi akibat kebijakan yang salah. Seharusnya, TJ dan Dishub DKI mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan menggunakan fasilitas bus yang ada secara maksimal. Bus itu dibeli dari uang warga Jakarta dan harus dikembalikan pada warga dengan layanan bus yang baik, manusiawi, tidak menumpuk padat di dalam bus dan di halte-halte TJ,” terangnya.

Lebih lanjut, Heru juga menyampaikan bahwa bus mangkrak tersebut dibeli dari sumber pendanaan dari Pemprov DKI. Yakni, melalui APBD DKI tahun 2017/2018. Jadi, lanjutnya, apabila bus-bus tersebut ditelantarkan sehingga rusak dan tidak bisa dioperasikan lagi, maka ada unsur kesengajaan dari pejabat Dishub DKI dan direksi TJ. ”Aset bus yang mangkrak merupakan kerugian negara. Terdapat dua potensi kerugian negara dalam kejadian ini. Pertama, kerugian negara akibat penyusutan aset. Harga bus Mercedes Benz dan Scania adalah Rp 2,5 miliar. Jika semua bus tersebut rusak dan tidak bisa dijalankan lagi, maka terdapat potensi kerugian negara mencapai Rp 150 miliar. Satu nilai uang yang sungguh fantastis,” jelasnya. Oleh karena itulah dia meminta Heru untuk memeriksa manajemen TJ dan Dishub DKI.

Tidak jauh berbeda dengan Tigor, DPRD DKI juga meminta Pemprov DKI untuk melakukan investigasi terhadap Dishub DKI dan manajemen TJ terkait mangkraknya bus tersebut.

”Dari informasi yang beredar, bus-bus itu bermerek Scania dan Mercedes Benz yang dibeli tahun 2018, jadi masih relatif baru. Itu adalah aset negara yang dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Jika dibiarkan menganggur, maka akan rusak, yang akhirnya menjadi kerugian negara,” kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI Eneng Malianasari.

Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT TJ Anang Rizkani Noor mengakui, sejak pandemi Covid-19, banyak rute bus TJ yang dikurangi untuk menghambat penularan Covid-19. Sampai saat ini saja, masih ada beberapa rute yang belum dibuka PT TJ. Hal itu tentunya berdampak terhadap operasional bus.

”Dengan segala keterbatasan dan kendala di operasional, TJ mengatur agar armada tetap berjalan secara bergantian. Sehingga, 70 persen beroperasi, sementara 30 persen sisanya dioperasikan bergiliran karena rutenya masih belum normal. Bus-bus itu juga jadi cadangan manakala ada bus yang rusak,” terangnya.

Berdasar data mereka, hingga Desember 2022, PT TJ baru mengoperasikan 216 rute. Dimana reaktivasi tahun ini ada sebanyak 39 rute dan pembukaan 16 rute baru. ”Kalau kami mau membuka rute itu sudah ada perencanaan dan harus lapor juga kepada Dishub DKI bahwa kami akan membuka rute ini dan sebagainya. Jadi, kami tidak bisa langsung buka sendiri, harus di-approve oleh Dishub DKI,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anang juga menyampaikan bahwa bus-bus yang parkir di Pul Pinang Ranti itu merupakan low entry. Bus itu merupakan pengadaan 2018. Jadi, dia menyebutkan bus tersebut tidak bisa dioperasikan di rute yang melintasi halte. ”Low entry itu tidak bisa melayani di halte. Tapi intinya, yang di Pul Pinang Ranti, yang ramai di medsos itu yang sedang antre dioperasikan,” imbuhnya.

Terkait untuk kriteria pembukaan kembali rute, dia menyampaikan bahwa PT TJ memiliki beberapa kriteria. Di antaranya, menyesuaikan rencana operasi, berdasar aspirasi yang masuk ke PT TJ, maupun aspirasi dari Pemprov atau DPRD DKI.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo menuturkan hal senada. Dia menyebutkan bus-bus yang parkir di pul tersebut semuanya beroperasi.Syafrin juga menjelaskan, dalam melayani pelanggannya, PT TJ ada prinsip layanan off peak dan peak. ”Jadi pada saat peak (jam sibuk), semua bus akan dioperasionalkan. Pada saat off peak (tidak sibuk), kapan itu? Misalnya pada pagi hari diatas pukul 10.00, dimana penumpang sudah mulai turun, maka armada itu kemudian ditarik ke pul. Siang hari pada mulai masuk peak siang atau pun peak sore, ini (bus) dioperasionalkan kembali. Jadi, tidak mangkrak,” katanya. (wyu/mmr)

Topik: angkutanbuswaydishubTJTransjakartaTransportasi

TerkaitBerita

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi
Megapolitan

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026
Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

Menjelajah Nusantara Tanpa Cemas, Chery Boyong Deretan Kendaraan Listrik Berdaya Jangkau Panjang

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5041 shares
    Share 2016 Tweet 1260
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya