Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

DKI Ambisi Bereskan LRT Fase 1B, Apakah Warga Butuh?  

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Juni 2023
in Megapolitan
0
LRT

ILUSTRASI/IST MODA TRANSPORTASI: Sejumlah warga antre masuk ke kereta LRT di Stasiun Veledrome, Jakarta Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga memberi tiga catatan terkait kelanjutan proyek LRT Fase 1B Velodrome – Manggarai tahun ini. Pertama, kajian matang untuk rute dari Velodrome –  Manggarai. ”Apakah Velodrome ke Manggarai betul-betul yang dibutuhkan masyarakat dari arah Timur (Jakarta). Karena itu kan kaitannya mereka nyambung ke mana? kan bukan ke arah Bogor. Ini arahnya ke tengah kota. Ini juga penting ditindaklanjuti. Sebetulnya pengguna utama Velodrome – Manggarai ini siapa, itu baru ada penumpang. Jangan sampai penumpangnya tidak ada,” jelasnya.

Lalu, kata Nirwono, dibandingkan juga (dengan LRT) yang sudah ada sekarang, yang Velodrome – Kelapa Gading. ”Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya. Memang, untuk penumpang LRT Fase 1A itu hanya sekitar 1.000 – 2.000 per hari.

Untuk catatan kedua yakni manfaat untuk daerah sekitarnya. Terutama, daerah yang berdekatan dengan lokasi pemberhentian atau stasiun. ”LRT Velodrome – Manggarai juga harus menguntungkan. Keuntungan tidak mungkin dari tiket penumpang, misalnya. Kan tidak sekedar membikin lajur kemudian dibangun. Tapi, titik pemberhentian itu harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, utamanya di sekitarnya,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata Nirwono, soal pembebasan lahan. ”Ini yang tidak kalah penting. Titik pemberhentian itu pasti akan menggunakan lahan, apa sudah ada konsolidasi lahan? apa sudah ada sosialisasi terhadap daerah terdampak? Kan itu perlu sosialisasi dengan waktu yang panjang,” bebernya. Sosialisasi itu disebutkannya perlu dilakukan lebih cepat agar masyarakat yang terdampak bisa menyiapkan antisipasi. Misalnya, dampak kemacetan dengan mengatur waktu aktivitasnya selama pelaksanaan konstruksi. ”Ini menjadi catatan, yang kalau tidak dipenuhi maka pembangunan tidak akan terwujud hingga tahun depan,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

Lebih lanjut, Nirwono juga menjelaskan bahwa proyek LRT Fase 1B tersebut sudah masuk proyek strategis nasional (PSN) yang harus rampung pada Juni 2024. ”Sebenarnya sudah ada kebijakan kalau sampai Juni 2024, proyek itu tidak selesai, maka presiden sudah instruksikan supaya dicoret. Kalau akhir 2024 selesainya, proyek seperti itu kemungkinan mangkrak,” jelasnya.

Hal itu disampaikannya karena pada Oktober 2024 itu sudah pemerintahan baru atau presiden baru sudah terpilih. Nah, lanjutnya, berdasar pengalaman, segala proyek yang sudah berganti pemerintahan tidak ada jaminan dilanjutkan.

”Kita punya pengalaman monorel. Sementara LRT ini bisa dikatakan tidak menguntungkan, makanya siapa yang akan mengatasi kerugiannya kalau memang benar-benar terbangun. Seandainya pemerintahan baru Oktober 2024 ini tidak mau melanjutkan bagaimana? Makanya harus selesai sebelum Oktober 2024,” katanya. (wyu/mmr)

 

Topik: lalulintasLRTMRTTransportasi

TerkaitBerita

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional
Megapolitan

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Lab Indonesia 2026
Megapolitan

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

oleh Editor : Hanasa
16 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi
Megapolitan

Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi

oleh Editor : Affandy
15 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

17 April 2026
Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

17 April 2026
Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

17 April 2026
Rupiah Melemah ke Level Terendah terhadap Dolar Singapura, Dampak Konflik Global dan Arus Modal Keluar

Rupiah Melemah ke Level Terendah terhadap Dolar Singapura, Dampak Konflik Global dan Arus Modal Keluar

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2798 shares
    Share 1119 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    623 shares
    Share 249 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya