Koranindopos.com, Bandung – Bisnis ritel di Kota Bandung memasuki babak baru pada awal tahun 2026. Tepat pada Jumat, 6 Februari 2026, jaringan convenience store global, FamilyMart, secara resmi menandai ekspansinya ke Ibu Kota Jawa Barat tersebut. Langkah ini tergolong ambisius karena perusahaan langsung mengoperasikan tujuh gerai secara serentak dalam satu hari yang tersebar di titik-titik strategis kota, mulai dari kawasan bersejarah Braga hingga pusat keramaian Dago dan 23 Paskal.
Kehadiran merek di bawah naungan PT Fajar Mitra Indah (Wings Group) ini melengkapi lebih dari 500 cabang yang telah lebih dulu eksis di wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, hingga Bali. Pemilihan Bandung sebagai destinasi ekspansi terbaru didasari oleh karakter kota yang dinamis sebagai pusat kreativitas dan pendidikan. Tujuh titik awal yang dipilih meliputi jalan-jalan utama seperti RE Martadinata, Cihampelas, Gatot Subroto, dan Surya Sumantri, yang selama ini dikenal sebagai urat nadi aktivitas masyarakat urban Bandung.
Dalam prosesi Grand Opening yang dipusatkan di gerai cabang Braga, manajemen menegaskan komitmennya untuk beradaptasi dengan budaya lokal. Bandung dipandang bukan sekadar pasar baru, melainkan kota dengan nilai historis dan kreativitas yang tinggi. Hal ini tercermin dari cara mereka memperkenalkan diri kepada warga melalui pendekatan artistik yang melibatkan komunitas seni lokal guna menciptakan kedekatan emosional dengan penduduk setempat.

CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra, mengungkapkan alasan kuat di balik pemilihan Bandung sebagai target utama ekspansi tahun ini. Ia menekankan pentingnya relevansi layanan terhadap kebutuhan sehari-hari warga Bandung yang dikenal memiliki selera tinggi terhadap kualitas makanan dan kenyamanan tempat singgah.
“Saya merasa Bandung menjadi kota yang istimewa dan sangat tepat untuk kami FamilyMart ada di dalamnya. Kami antusias untuk memberikan sesuatu yang baru dengan kualitas yang selalu kami jaga dengan sangat baik dan yang relevan dengan masyarakat Bandung. Kami harap FamilyMart bisa menjadi tempat singgah warga Bandung untuk mencari makanan dan minuman yang enak, dan tempat yang nyaman dan dekat dengan keseharian,” ujar Wirry Tjandra.
Nuansa lokal terasa kental dalam acara peresmian tersebut melalui kolaborasi dengan para seniman jalanan Braga. Tidak hanya melalui pameran lukisan toko yang dipajang di trotoar ikonik, identitas lokal juga diangkat lewat kehadiran musisi yang menyanyikan jingle di berbagai sudut jalan. Langkah ini diambil untuk menunjukkan bahwa entitas bisnis global ini berupaya melebur dengan ekosistem sosial di Kota Bunga, bukan sekadar menjadi tempat transaksi belanja.
Dukungan pemerintah daerah turut mewarnai peresmian serentak ini. Hal itu terlihat dengan hadirnya Kepala Dinas DPMPTSP Jawa Barat, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, Kepala Dinas DPMPTSP Kota Bandung dengan diwakilkan oleh Didin. Kehadiran jaringan toko fisik berskala besar diharapkan mampu memberikan stimulus bagi penyerapan tenaga kerja dan menciptakan peluang ekonomi baru di sektor pendukung lainnya.
Selain Kepala Dinas DPMPTSP Jawa Barat dan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Bandung, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Drs. Ronny Ahmad Nurudin, M.M., yang juga hadir menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor usaha dengan komunitas lokal. Integrasi ini dianggap sebagai faktor kunci dalam meningkatkan daya saing ekonomi kota yang berbasis pada kreativitas dan interaksi sosial masyarakatnya.
“Kolaborasi yang dijalin dengan berbagai kalangan masyarakat serta komunitas akan meningkatkan faktor-faktor penting lainnya,” ujar Drs. Ronny Ahmad Nurudin, M.M. saat menghadiri seremoni penandatanganan lukisan simbolis bersama para pejabat daerah lainnya.
Acara puncak ditutup dengan penandatanganan karya seni hasil goresan pelukis Braga sebagai simbol persahabatan antara korporasi dan identitas Bandung. Kedepannya, warga Bandung kini dapat mengakses berbagai menu populer seperti Kopi Susu Keluarga, Matcha Latte, hingga kudapan khas seperti Siomay Ikan Bandung dan Oden dengan standar kualitas global. (Ris/Hend)










