Senin, 25 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi

Empat Saham Indonesia Dikeluarkan dari Indeks FTSE Russell, BEI Sebut Dampak Reformasi Pasar Modal

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
25 Mei 2026
in Ekonomi
A A
0
Empat Saham Indonesia Dikeluarkan dari Indeks FTSE Russell, BEI Sebut Dampak Reformasi Pasar Modal

Foto: dok cnbc indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – FTSE Russell resmi mengeluarkan empat saham Indonesia dari indeks FTSE Global Equity Index Series (GEIS). Keputusan tersebut diambil terhadap saham-saham yang masuk kategori high shareholding concentration (HSC) atau memiliki konsentrasi kepemilikan saham terlalu tinggi serta tidak memenuhi ketentuan free float yang ditetapkan.

Langkah ini menjadi perhatian pelaku pasar karena indeks FTSE Russell merupakan salah satu acuan penting investor global dalam menentukan portofolio investasi di pasar saham internasional.

Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan pengeluaran saham-saham tersebut merupakan konsekuensi jangka pendek dari reformasi pasar modal yang tengah dilakukan oleh Self Regulatory Organization (SRO).

“Kita pahami itu sebagai konsekuensi jangka pendek dari upaya reformasi yang kita lakukan bersama-sama di pasar modal kita,” ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin.

Artikel Terkait

PLTS 71,9 MW Indocement Catat Rekor Baru di Sektor Semen Indonesia

Kemnaker Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja

​Modal Kepercayaan Angkat Derajat Perempuan Pengusaha Kriya di Cikarang Barat

Menurutnya, reformasi yang dilakukan bertujuan memperkuat transparansi, kualitas tata kelola pasar, serta meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global.

Keputusan FTSE Russell terutama berkaitan dengan ketentuan free float, yaitu jumlah saham yang beredar dan dapat diperdagangkan publik di pasar.

Saham dengan kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi dinilai memiliki likuiditas terbatas sehingga kurang memenuhi standar indeks global. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efisiensi perdagangan dan transparansi harga saham di pasar.

Karena itu, FTSE Russell melakukan evaluasi berkala untuk memastikan seluruh emiten yang masuk dalam indeks memenuhi standar internasional terkait likuiditas dan kepemilikan publik.

Bursa Efek Indonesia bersama regulator dan pelaku industri saat ini memang tengah melakukan berbagai reformasi di pasar modal nasional. Langkah tersebut mencakup peningkatan tata kelola emiten, penguatan perlindungan investor, hingga penyesuaian aturan terkait saham beredar publik.

BEI menilai reformasi ini penting agar pasar modal Indonesia semakin sehat, transparan, dan kompetitif di tingkat global, meski dalam jangka pendek dapat menimbulkan konsekuensi tertentu bagi sejumlah emiten.

Pengeluaran saham dari indeks global seperti FTSE GEIS biasanya dapat memengaruhi arus investasi, terutama dari investor institusi dan reksa dana global yang menggunakan indeks tersebut sebagai acuan investasi.

Namun demikian, pelaku pasar menilai langkah ini juga dapat menjadi momentum bagi emiten untuk memperbaiki struktur kepemilikan saham dan meningkatkan jumlah saham publik agar kembali memenuhi standar internasional.

Ke depan, reformasi yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat daya tarik pasar modal Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan investor domestik maupun asing terhadap kualitas bursa nasional.(dhil)

Topik: Indekssaham indonesia

TerkaitBerita

PLTS 71,9 MW Indocement Catat Rekor Baru di Sektor Semen Indonesia
Bisnis

PLTS 71,9 MW Indocement Catat Rekor Baru di Sektor Semen Indonesia

oleh Editor : Affandy
25 Mei 2026
Kemnaker Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja
Bisnis

Kemnaker Jembatani Alumni MagangHub ke Dunia Kerja

oleh Editor : Anggoro
23 Mei 2026
​Modal Kepercayaan Angkat Derajat Perempuan Pengusaha Kriya di Cikarang Barat
Ekonomi

​Modal Kepercayaan Angkat Derajat Perempuan Pengusaha Kriya di Cikarang Barat

oleh Editor : Akula
23 Mei 2026
PLN Minta Maaf atas Listrik Padam Berjam-jam di Sumatera
Bisnis

PLN Minta Maaf atas Listrik Padam Berjam-jam di Sumatera

oleh Editor : Affandy
23 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pengertian Dam Haji, Jenis, dan Ketentuannya dalam Ibadah Haji

Pengertian Dam Haji, Jenis, dan Ketentuannya dalam Ibadah Haji

25 Mei 2026
Wamen Christina

Wamen Christina KP2MI: Arah Kebijakan APBN 2027 Perkuat SDM dan Daya Saing Pekerja Migran

25 Mei 2026
Gagal Masuk Kampus Impian, Gen Z di Bekasi Pilih Jadi Peternak Kambing

Gagal Masuk Kampus Impian, Gen Z di Bekasi Pilih Jadi Peternak Kambing

25 Mei 2026
Canisius Health

Wamenkes Apresiasi Canisius Health Expo 2026, Ajak Masyarakat Peduli Pencegahan Penyakit

25 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3233 shares
    Share 1293 Tweet 808
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya