Rabu, 28 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Opini

Haji Bukan Hanya Bagi Orang Kaya

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
26 Juni 2022
in Opini
A A
0
Haji

Anshor (Kasi Bimbingan Ibadah Haji Daerah Kerja Mekkah)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Kisah Ibu Siti Indasah dari Pati, Jawa Tengah, menjadi cerita inspiratif bagi kita semua. Siti Indasah adalah salah seorang jemaah haji Indonesia tahun 2022. Jangan membayangkan Bu Siti memiliki hektaran sawah atau pebisnis dengan omset ratusan juta atau seorang pegawai dengan gaji puluhan juta per bulan. Dia hanyalah seorang penjual pecel.

Sudah lama hatinya dibuai rindu untuk ziarah ke Tanah Suci, melaksanakan ibadah haji sekaligus ziarah ke makam Nabi. Dia tahu bahwa hitung-hitungan matematis, hartanya tak akan cukup untuk membayar biaya haji. Tapi kerinduan untuk pergi haji ke Tanah Haram tidak bisa dienyahkan. Dan, rindu itu berat, sangat berat!

Akhirnya, sejak sebelas tahun lalu, dia membulatkan tekadnya. Dari hasil jualan nasi pecelnya, dia sisihkan sebagai tabungan haji. Jika Anda bertanya berapa hasil jualan nasil pecelnya hingga bisa menabung untuk haji? Dia hanya mendapat penghasilan seratus ribu rupiah per hari dari jualan pecel. Jika dia setiap hari jualan nasi pecel, dan penghasilannya selalu stabil di angka seratus ribu, maka satu bulan hanya mendapatkan uang sebesar tiga juta rupiah. Angka itu sebetulnya hanya cukup untuk menutup kebutuhan hidup bulanannya, bahkan mungkin kurang. Tapi rindu yang memberat di hatinya telah membentuk telaga tekad. Dia menabung sepuluh ribu rupiah setiap hari untuk menjadi tamu mulia Allah (Duyufurrahman).

Haji itu panggilan Allah kepada hamba-Nya. Hati siapapun yang sanggup mendengar panggilan itu pasti akan tergetar. Kekuatan apa yang bisa menghalangi hati yang digetarkan oleh rindu kepada Allah. Demikianlah, Allah memanggil Ibu Siti Indasah, dan Ibu Penjual Pecel ini pun berangkat ke Mekkah tahun ini sebagai salah seorang jamah haji Indonesia.

Artikel Terkait

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

Inflasi Nilai, Kenaikan Kelas Otomatis, dan Koreksi Deep Learning

Skor Baru TKA untuk Membaca Kemampuan Murid Lebih Baik

Ibadah Haji memang mempersyaratkan ‘istitha’ah’ (kemampuan). Kemampuan ini mencakup fisik dan biaya. Berbeda dengan shalat, walau di dalamnya mencakup tiga belas rukun, namun pelaksanaannya nyaris tidak memerlukan biaya. Sementara, ibadah haji, walau hanya berisi lima rukun, tapi ia harus dilakukan pada tempat dan waktu yang telah ditentukan. Bagi jamaah haji dari Indonesia, berangkat ke Makkah tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, apalagi bagi orang yang ekonominya pas-pasan.

Akan tetapi, mampu secara ekonomis bukanlah syarat substantif bagi seseorang untuk berangkat haji. Melaksanakan ibadah haji tidak memerlukan biaya. Ibadah haji itu “gratis” alias tidak berbayar. Allah tidak pernah menarik karcis bagi siapa saja hamba-Nya yang bertamu ke Rumah-Nya. Cuma masalahnya adalah pesawat yang kita gunakan menuju tempat beribadah haji itu bukan pesawat milik pribadi. Hotel juga bukan milik kita. Makanan yang kita makan bukanlah hidangan yang dimasak oleh tangan kita sendiri. Hal-hal itu serta berbagai sarana penunjang lainlah yang membuat kita harus mengeluarkan ongkos.

Sekalipun demikian, kisah Ibu Siti Indasah di atas menyadarkan kepada kita bahwa haji bukanlah semata untuk orang-orang kaya. Kaki kita tidak akan melangkah ke mana pun jika kita tidak memiliki niat untuk menggerakkannya. Begitu juga dengan haji. Tak setiap orang kaya berangkat berhaji. Juga, tak setiap orang miskin tidak bisa memenuhi panggilan-Nya. Kerinduan kepada Allah akan membulatkan niat seseorang. Niat inilah yang pada akhirnya menggerakkan seorang Ibu Siti menyisihkan uang sepuluh ribu setiap hari dari hasil menjual nasi pecel yang sebetulnya hanya bisa untuk menutup kebutuhan hidup hariannya.

Sampai di sini, marilah kita memaknai kata mampu dengan cara sedikit berbeda. Dikisahkan, ada seorang ibu yang setiap minggu mengantarkan bekal makanan ke lokasi asrama sebuah madrasah tempat anaknya sekolah. Jarak antara rumah dengan asrama tersebut kurang lebih 30 Km. Jarak ini biasanya ditempuh selama dua jam perjalanan menggunakan bus antarkota.

Ada saat-saat tertentu ketika si Ibu ini mengalami mabuk kendaraan. Anehnya, keadaan ini hanya muncul di saat ketika dia dilanda kecemasan. Suatu hari, si Ibu ini mengalami mabuk berat hingga jatuh sakit. Si Ibu kemudian memeriksakan kesehatannya ke dokter. Setelah memeriksa tubuh si Ibu, dokter bilang bahwa secara fisik, sang Ibu tidak memiliki kelainan apapun. Juga, tidak ada gejala penyakit apapun. Bahkan, dokter mengatakan kalau sang ia sehat.

Lalu apa yang membuat si Ibu jatuh sakit? Masalahnya tidak ada pada fisiknya. Fisiknya sepenuh memiliki kemampuan. Fisik itu menjadi tidak mampu karena jiwa si Ibu sedang dilanda kecemasan dan kekhawatiran. Kalau seperti ini, maka yang harus diselesaikan adalah masalah yang ada di dalam dada. Itu adalah niat dan kebulatan tekad.

Perasaan cemas dan kekhawatiran sesungguhnya adalah syu’udzon (buruk sangka) manusia terhadap diri sendiri. Cemas dan kekhawatiran merupakan gangguan psikologis yang ditandai dengan rasa takut, khawatir, dll. Dalam psikologi, rasa cemas dan khawatir akan menggiring kita mendekati hal yang kita cemaskan dan khawatirkan. Hal inilah yang dikatakan Allah dalam sebuah hadits Qudsi: أنا عند ظن عبدي بي (Aku seperti apa yang disangkakan hamba-Ku kepada-Ku).

Allah menciptakan jutaan energi di alam ini. Energi positif akan bisa didapatkan tatkala kita memiliki prasangka positif. Sebaliknya, energi negatif akan selalu mengitari kita di saat kita memiliki prasangka negatif, baik kepada sesama, lingkungan, apalagi kepada Allah. Inilah yang menjadi penyebab sang Ibu dalam cerita kedua itu jatuh sakit. Bukan karena fisiknya sungguh-sungguh tidak sehat, tapi karena sang ibu secara tidak sadar memupuk energi negatif dalam dirinya sehingga stimulus yang ia dapatkan adalah negatif.

Demikian juga dengan haji. Banyak orang yang telah berprasangka buruk pada dirinya, juga kepada Allah. Dia telah menetapkan dirinya tidak akan bisa berhaji. Karena itu, dia tidak mengambil langkah apapun untuk berangkat berhaji.

Dengan rumus yang sama, bisa dikatakan juga terhadap para jamaah haji. Jangan mencemaskan diri terhadap apa yang akan terjadi saat berhaji. Banyak jemaah tanpa sadar, saat akan berangkat, mencemaskan kekuatannya. Situasi psikologis ini bisa menggiring seorang jemaah untuk jatuh dalam situasi fisik sebagaimana yang dia pikirkan. Energi negatif ini akan menyebabkan kondisi yang tidak diinginkan. Kita memang harus berhati-hati, tapi jangan lupa untuk tetap optimis dan husnudzan (berprasangka baik) pada Allah.[]

Anshor
(Kasi Bimbingan Ibadah Haji Daerah Kerja Mekkah)

Topik: hajiIbadah Haji

TerkaitBerita

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026
Opini

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

oleh Editor : Anggoro
21 Oktober 2026
Inflasi Nilai, Kenaikan Kelas Otomatis, dan Koreksi Deep Learning
Opini

Inflasi Nilai, Kenaikan Kelas Otomatis, dan Koreksi Deep Learning

oleh Editor : Anggoro
18 Oktober 2026
Skor Baru TKA untuk Membaca Kemampuan Murid Lebih Baik
Opini

Skor Baru TKA untuk Membaca Kemampuan Murid Lebih Baik

oleh Editor : Anggoro
10 Oktober 2026
Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan
Opini

Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

oleh Editor : Anggoro
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

28 Oktober 2026
Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

28 Oktober 2026
Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

28 Oktober 2026
Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

28 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5110 shares
    Share 2044 Tweet 1278
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya