Koranindopos.com, JAKARTA – Bertempat di Rumah Singgah Lebak Bulus, Jakarta, Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) Indonesia pada Selasa (8/7) secara resmi mengumumkan partisipasi mereka di ajang World Marathon Majors 2025.
“Partisipasi Yayasan RMHC ini hadir melalui 22 pelari asal Indonesia yang akan berlari di World Marathon Majors 2025 di London, Sydney, Chicago, dan Valencia. Para pelari ini hadir membawa misi kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian tentang pentingnya rumah singgah bagi pasien anak dan keluarganya, sekaligus menggalang dana untuk pembangunan Rumah Singgah ke-4 Yayasan RMHC di Jakarta,” jelas Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC Indonesia,
Lebih lanjut dikatakan Caroline, “Kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil para pelari kami di World Marathon Majors adalah simbol dari langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Melalui olahraga, kami ingin membagikan pesan tentang pentingnyakebersamaan, empati, dan dukungan bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.”
Dana yang dikumpulkan melalui kampanye ini menurut Caroline akan digunakan untuk mendukung pembangunan Rumah Singgah ke-4 Yayasan RMHC yang berlokasi di Kemanggisan, Jakarta Barat. Rumah ini akan dilengkapi dengan 66 kamar dan dirancang untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien anak yang dirujuk ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPD Harapan Kita), Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita (RSAB Harapan Kita), dan Rumah Sakit Kanker Dharmais (RS Dharmais).
“Fakta medis menunjukkan bahwa selama tahun 2022–2023, lebih dari 9.000 anak dengan penyakit jantung bawaan dirawat di RS Jantung Harapan Kita, dengan 91% pasien berasal dari luar Pulau Jawa. Banyak dari mereka datang dari daerah terpencil dengan harapan besar, namun tanpa tempat tinggal selama masa pengobatan, mereka terpaksa tidur di lorong rumah sakit atau musala, sehingga keberadaan rumah singgah menjadi sangat penting,” jelas Caroline.
Sheryl Sheinafia, Musisi dan Peserta World Marathon Majors 2025 Chicago, mengatakan “Saya berlari di Chicago Marathon bukan hanya untuk tantangan pribadi, tapi untuk tujuan yang jauh lebih besar membangun rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan. Karena saya percaya, setiap anak yang sakit berhak ditemani keluarganya. Setiap langkah saya adalah doa dan harapan untuk mereka.”
Mohammad Daffa Wardana, Public Figure dan Peserta World Marathon Majors 2025 Sydney, mengatakan “Partisipasi saya di World Marathon Majors 2025 ini melambangkan bentuk kepedulian saya terhadap misi kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya rumah singgah bagi pasien anak, oleh karena itu saya hadir di World Marathon Majors 2025 untuk membantu mendukung pembangunan rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan, untuk menciptakan ruang yang penuh harapan dan kasih sayang bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit.”
Sementara Veby Senopati mengatakan bahwa keinginannya untuk berlari bersama RMHC dikarenakan saat berlari dirinya memiliki tujuan bukan hanya menuju garis finis saja tetapi membawa misi kemanusiaan salah satunya pembangunan rumah singgah untuk keluarga pasien.
“Anak-anak yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit membutuhkan orang tua mereka agar penyakitnya cepat sembuh. Untuk itulah begitu mendengar RMHC menyediakan rumah singgah, saya pun langsung turut berpartisipasi dalam World Marathon Majors 2025,” tutur pria yang meraih rekor MURI Ultramaraton 200km pada ajang Binloop Ultra 2024.
Veby berharap keikutsertaan dirinya dalam ajang tersebut bisa bermanfaat bagi semua orang. (Haris/IPC)










