
JAKARTA, koranindopos.com – Kasus Covid-19 harian di Jakarta mulai menurun. Dari hasil pemeriksaan pada Senin (21/2), ada sebanyak 5.358 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari 42.099 orang yang dites PCR. Beberapa hari sebelumnya, kasus positif harian di Jakarta masih di atas 10.000-an.
Meski angkanya menunjukan penurunan, Pemprov DKI mengimbau warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas. Sebab, dengan kasus positif yang masih bertambah setiap harinya, potensi penularan di Jakarta masih ada. ”Terutama, mewaspadai penularan varian Omicron yang masih meningkat,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia.
Selain waspada dalam berkegiatan, Dwi juga mengimbau warga turut serta mengendalikan lonjakan kasus dan menekan tingkat keterpakaian tempat tidur di RS Rujukan Covid-19 dengan program vaksinasi. Hal itu disampaikannya karena vaksin yang ada saat ini sangat efektif meringankan gejala yang terjadi akibat keterpaparan virus. ”Vaksin yang ada saat ini bisa mengurangi risiko dirawat di rumah sakit maupun kematian akibat keterpaparan Covid-19,” ujarnya.
Berdasar data Pemprov DKI, hingga saat ini sudah jutaan orang yang sudah mengikuti vaksinasi di Jakarta. Yakni, sebanyak 12,39 juta orang untuk dosis pertama dengan proporsi 70 persen warga KTP DKI dan 30 persen KTP Non DKI. Sementara untuk dosis kedua, sudah diberikan kepada 10,37 juta orang, dengan proporsi 72 persen warga KTP DKI dan 28 persen KTP Non DKI. ”Sementara untuk vaksin dosis ketiga atau booster sudah diberikan kepada 1,146 juta orang. Itu bertambah sebanyak 5.878 orang, yang mengikuti vaksin hari ini,” katanya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Dengan mendaftar secara online, lanjutnya, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.
”Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga bisa mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan vaksin Covid-19, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih,” jelasnya.
Meski sudah mendapatkan vaksin, dia menghimbau warga tetap disiplin protokol kesehatan. Utamanya, dalam memakai masker. Sebab, beberapa hari belakangan, banyak warga Jakarta yang mulai abai menggunakan masker.
”Berdasar laporan Satpol PP DKI, Pada Minggu (20/2), telah dilakukan penertiban operasi masker dengan total denda sebesar Rp 1,95 juta. Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” imbuhnya. (wyu/mmr)









