koranindopos.com – Bandung, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga E-Sport di Indonesia. Penghargaan ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan KAI E-Sports Tournament 2025, yang bertujuan mendorong partisipasi generasi muda dalam olahraga digital berbasis teknologi.
Turnamen ini dinilai sebagai bentuk nyata dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui jalur olahraga modern yang kini semakin diakui secara global. Kemenpora berharap kegiatan semacam ini mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak prestasi E-Sport Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT KAI atas kontribusi dan konsistensinya dalam mendukung pembinaan E-Sport. Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam dunia olahraga digital. Ini adalah langkah strategis dalam memajukan olahraga nasional yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Drs. Anwar M.Si, Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Olahraga, Kemenpora RI.
Sebagai bagian dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021, E-Sport dikategorikan sebagai bagian dari industri olahraga meskipun belum masuk cabang unggulan olimpiade. Kemenpora menegaskan komitmennya dalam mendorong pembinaan, penyediaan fasilitas, serta peningkatan partisipasi Indonesia di ajang internasional melalui kolaborasi dengan Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PB ESI).
KAI E-Sports Tournament 2025 menghadirkan turnamen Mobile Legends: Bang Bang yang terbuka untuk umum dengan total hadiah sebesar Rp52 juta. Diselenggarakan secara offline di lima kota besar—Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Bandung—turnamen ini menjangkau generasi muda, terutama milenial dan Gen-Z yang kini mendominasi pasar pengguna KAI.
“Kalau melihat data, 80 persen market kami adalah generasi milenial dan Gen-Z. Maka dari itu, kami hadirkan program yang memberi ruang ekspresi kepada mereka,” ujar Yoga Bhirawa, VP Passenger Marketing KAI.
Babak kualifikasi berlangsung mulai 29 Juni hingga 6 Juli 2025, dengan 32 tim dari masing-masing kota. Sistem eliminasi akan menyaring hingga 3 tim terbaik dari tiap kota (khusus Bandung, 4 tim), yang akan berlaga di Grand Final di Bandung pada 6 Juli 2025.
Jadwal dan Lokasi Kualifikasi:
-
Yogyakarta – 29 Juni, Aula BPTT Darman Prasetyo
-
Jakarta – 30 Juni, Area Parkir Utara Stasiun Gambir
-
Semarang – 1 Juli, Aula Kantor Daop 4
-
Surabaya – 2 Juli, Gedung Brawijaya Daop 8
-
Bandung – 6 Juli, Auditorium Kantor Pusat KAI (kualifikasi & final)
Pendaftaran turnamen ini gratis dan terbuka untuk umum. Syarat utama: tiap tim wajib mencantumkan satu tiket perjalanan KAI atas nama salah satu anggota, serta menyertakan data identitas seperti KTP, KTM, atau Kartu Pelajar.
Grand Final juga akan diramaikan oleh kompetisi cosplay dan penampilan DJ, menjadikannya lebih dari sekadar turnamen—tetapi juga festival budaya digital anak muda Indonesia.(ris)










