Minggu, 12 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Kesehatan

Keterbatasan Akses Terhadap Makanan Bergizi Sebabkan Pemberian Kental Manis sebagai Susu Anak

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
11 Agustus 2025
in Kesehatan
0
Kental Manis
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Data dari Databoks menunjukkan bahwa tujuh dari sepuluh kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk pembelian susu kental manis berada di wilayah Papua. Ketujuh wilayah tersebut meliputi Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Yalimo, Intan Jaya, Lanny Jaya, Pegunungan Bintang, serta Nagan Raya.

Sementara itu, rata-rata pengeluaran nasional per kapita untuk membeli susu kental manis tercatat sebesar Rp257,5 per minggu. Tingginya konsumsi kental manis di Papua dan wilayah lainnya bukan tanpa sebab. Faktor ekonomi, budaya, serta keterbatasan akses terhadap produk susu yang lebih sehat menjadi penyebab utama.

Masyarakat di banyak daerah masih menganggap kental manis sebagai susu yang layak dikonsumsi anak, terutama balita. Hal ini diperparah dengan keterbatasan informasi serta paparan iklan yang menyesatkan.

Kebiasaan yang Mengakar dan Minim Edukasi Gizi

Artikel Terkait

Wamenkes Guyon soal WFH ASN: Tenaga Medis Tetap Harus Bekerja

Kemenkes Prioritaskan Vaksin Campak untuk 290 Ribu Tenaga Kesehatan di 14 Provinsi

Donald Trump Tepis Kritik soal Kesehatan Mental di Tengah Kontroversi Unggahan Iran

Sejumlah riset akademis menunjukkan bahwa kebiasaan konsumsi kental manis sebagai pengganti susu pertumbuhan masih marak terjadi. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (Unnes) terhadap 100 balita di Kecamatan Semarang Utara dan Gunungpati.

Penelitian ini bertujuan menggali pemahaman para ibu mengenai kandungan kental manis, konsep gizi seimbang, serta dampaknya terhadap kesehatan anak. Hasilnya cukup mengkhawatirkan: banyak ibu yang memberikan kental manis kepada anaknya setiap hari dengan anggapan bahwa produk tersebut adalah susu yang baik untuk pertumbuhan.

Seorang responden dari Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, misalnya, mengaku memberikan kental manis kepada anaknya sebanyak 7 kali sehari. Alasannya sederhana: karena pada kemasan tertulis kata “susu” dan iklan yang ditayangkan juga menggambarkannya demikian. “Saya lihat di bungkusnya tertulis susu, jadi saya kira memang itu susu buat anak,” ungkapnya.

Tingginya Kandungan Gula, Rendahnya Pemahaman Risiko

Menurut Dr. Mardiana, S.KM., M.Si., Koordinator Penelitian dari Prodi Gizi FK Unnes, fenomena ini menunjukkan kesenjangan pengetahuan yang cukup serius di masyarakat. Ia menegaskan bahwa kental manis bukanlah susu pertumbuhan, melainkan produk tambahan yang hanya layak dikonsumsi sebagai pelengkap makanan—bukan sebagai minuman utama anak.

“Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Anak-anak mengonsumsi kental manis dalam jumlah besar, bahkan bisa lebih dari tiga kali sehari. Dalam beberapa kasus, hingga tujuh kali,” jelasnya.

Padahal, satu sachet kental manis mengandung sekitar 19 gram gula atau setara 4 sendok teh. Bila dikonsumsi dua kali saja dalam sehari, maka asupan gula balita sudah melebihi batas konsumsi harian yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan, yaitu maksimal 25 gram atau sekitar 6 sendok teh gula tambahan per hari. Jumlah tersebut belum termasuk dari makanan dan minuman lainnya yang dikonsumsi anak setiap hari.

Dampaknya tidak main-main. Mardiana menyebut bahwa tren penyakit tidak menular (PTM) kini mulai muncul pada kelompok usia anak-anak, yang seharusnya masih berada dalam masa pertumbuhan optimal.

Pentingnya Intervensi dan Edukasi Gizi

Situasi ini menunjukkan bahwa edukasi masyarakat mengenai gizi anak, pemahaman terhadap pangan aman, serta literasi terhadap label produk perlu segera ditingkatkan, terutama di wilayah-wilayah yang minim informasi.

Contohnya di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, hingga kini penyuluhan tentang gizi anak maupun bahaya konsumsi kental manis secara berlebihan masih sangat terbatas. Rendahnya akses terhadap produk susu yang lebih sehat, ditambah minimnya pemahaman tentang risiko kesehatan dari konsumsi berlebihan kental manis, menjadikan masalah ini kian kompleks.

Upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan media sangat dibutuhkan untuk mengubah persepsi publik dan memperbaiki pola konsumsi gizi anak, khususnya di daerah-daerah tertinggal dan terpencil. (rls/sh)

Topik: Kental Manis

TerkaitBerita

Wamenkes Guyon soal WFH ASN: Tenaga Medis Tetap Harus Bekerja
Kesehatan

Wamenkes Guyon soal WFH ASN: Tenaga Medis Tetap Harus Bekerja

oleh Editor : Affandy
11 April 2026
Kemenkes Prioritaskan Vaksin Campak untuk 290 Ribu Tenaga Kesehatan di 14 Provinsi
Kesehatan

Kemenkes Prioritaskan Vaksin Campak untuk 290 Ribu Tenaga Kesehatan di 14 Provinsi

oleh Editor : Affandy
9 April 2026
Donald Trump Tepis Kritik soal Kesehatan Mental di Tengah Kontroversi Unggahan Iran
Kesehatan

Donald Trump Tepis Kritik soal Kesehatan Mental di Tengah Kontroversi Unggahan Iran

oleh Editor : Affandy
8 April 2026
BPOM Resmikan Rencana Nutri-Level pada Label Depan Kemasan, Dimulai dari Produk Minuman
Kesehatan

BPOM Resmikan Rencana Nutri-Level pada Label Depan Kemasan, Dimulai dari Produk Minuman

oleh Editor : Affandy
7 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

Dari Jualan Burger ke New York, Aksi Sujud Syukur Aldi Taher Bakal Gebrak Panggung Fashion Dunia

Dari Jualan Burger ke New York, Aksi Sujud Syukur Aldi Taher Bakal Gebrak Panggung Fashion Dunia

12 April 2026
Xiaomi 17 Max Dirumorkan Jadi Smartphone Terkuat 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya

Xiaomi 17 Max Dirumorkan Jadi Smartphone Terkuat 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Keunggulannya

12 April 2026
Ford Bronco 2026 Wildtrak Resmi Meluncur, Dibekali Teknologi Sasquatch Terbaru untuk Medan Ekstrem

Ford Bronco 2026 Wildtrak Resmi Meluncur, Dibekali Teknologi Sasquatch Terbaru untuk Medan Ekstrem

12 April 2026
Harga Emas Antam Naik Tipis, Tembus Rp2.860.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Tipis, Tembus Rp2.860.000 per Gram

12 April 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Reborn

    Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    601 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2764 shares
    Share 1106 Tweet 691
  • Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur, Mobil Legendaris Keluarga Kembali Jadi Sorotan

    473 shares
    Share 189 Tweet 118
  • Ratusan Konsumen Modernland Cilejit Tuntut AJB, Direktur MDLN Janji Bereskan Bertahap Mulai Desember 2025

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Halal Bihalal dan Reuni Alumni SMP Yasporbi II, Hangatkan Kembali Silaturahmi Setelah 34 Tahun

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya