Minggu, 13 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Opini

Ketika Presiden Prabowo Kumpulkan Guru Besar Pimpinan Perguruan Tinggi

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
18 Januari 2026
in Opini
A A
0
Guru Besar

Ilustrasi, Presiden RI, Prabowo Subianto dihadapan para pimpinan Perguruan Tinggi

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : M. Arif Efendi (Pranata Humas, Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, Kemenag)

koranindopos.com – Seiring perkembangan peradaban manusia sejak zaman Rasulullah Saw hingga sekarang, konsep kepemimpinan telah jauh berevolusi. Kolaborasi antar manusia berdasarkan aspek kepemimpinan sudah terbentuk sejak masa lampau. Dalam buku ‘Are You An Enterpreneur’ karya Rodney Overton, dijelaskan bahwa kepemimpinan merupakan keterampilan untuk memperoleh kepercayaan dan kerja sama antar sesama dengan setiap pemimpin yang memiliki keunikan tersendiri.

Prabowo Subianto, Presiden RI, penulis sebut sebagai pemimpin bangsa saat ini. Tulisan ini tidak bermaksud untuk mengulas kepemimpinannya secara khusus. Namun, ingin menelisik sedikit, ketika pemimpin bangsa ini mengumpulkan pimpinan Perguruan Tinggi di Istana Negara pada 15 Januari 2026.

Para Guru Besar (Gubes) dikumpulkan, bukan sekadar mendengarkan pidato seremonial seorang pemimpin bangsa, melainkan menjadi wahana interpelasi moral dan intelektual elit akademik bangsa. Di hadapan ‘the brains of the country’, Prabowo Subianto tidak sedang memuji pencapaian gelar dan jabatan mereka, melainkan menggugat fungsi, orientasi, dan kebermaknaan elit intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Artikel Terkait

TEFA Perlu Kafah, Jangan Mualaf terhadap Deep Learning

Transformasi Jaminan Sosial menuju Pemberdayaan dan Kemandirian

Membebaskan sektor Riil dari Tekanan Merawat Independensi Bank Central

Menurut penulis, apa yang dilakukan Probowo Subianto, menjadi praktik dari teori kepemimpinan situasional yang dikembangkan oleh Kenneth Blanchard dan Paul Hersey (1980-an). Terori ini mengusulkan bahwa seorang pemimpin harus menyesuaikan gaya kepemimpinannya berdasarkan tingkat kompetensi dan komitmen bawahan atau pengikutnya. Teori ini juga dikenal sebagai model kepemimpinan adaptif yang menekankan pada kemampuan seorang pemimpin untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah.

Pasti ada keinginan dalam pikiran Prabowo Subianto saat mengumpulkan para Gubes Perguruan Tinggi ini. Sebagaimana yang dijelaskan Harsey dan Blanchard bahwa kepemimpinan sebagai proses memengaruhi individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dalam kondisi tertentu.

Dalam konteks Islam, kepemimpinan di bidang pendidikan memiliki peran sentral dalam meningkatkan mutu dan prestasi. Seorang pemimpin di lembaga pendidikan Islam diharapkan bisa mencapai prestasi, semisal dengan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan sebagaimana yang diperlihatkan oleh Rasulullah Saw yang juga dikenal sebagai ‘going back to basic’.

Mengulas lebih jauh lagi, pada masa Rasulullah Saw, konsep ‘ilmuwan’ dalam pengertian modern (spesialis sains murni) belum terbentuk. Namun yang ada hanyalah para sahabat Nabi yang didorong untuk menuntut segala bentuk ilmu (baik agama maupun keterampilan praktis) dan menerapkan pengetahuan tersebut untuk membangun masyarakat dan negara Madinah yang baru berdiri saat itu.

Menyimak pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang jenderal yang korup sebagai ‘kriminal’ adalah penegasan etika tanpa kompromi. Sikap ini menuntut resonansi dari dunia akademik. Guru besar tidak boleh netral terhadap ketidakadilan struktural. Netralitas dalam situasi timpang sering kali adalah bentuk keberpihakan terselubung terhadap status quo. Perguruan Tinggi harus berani melahirkan intelektual publik, bukan hanya akademisi administratif. Ilmu harus menjadi cahaya yang mengganggu ketidakadilan, bukan nyaman sebagai alat legitimasi bagi kekuasaan tanpa kontrol.

Bangsa Indonesia yang besar ini sejatinya tidak kekurangan orang pintar, akan tetapi kekurangan keberanian moral, kepedulian sosial, dan komitmen kebangsaan. Guru besar dan pimpinan perguruan tinggi diharapkan bisa turun dari menara gading, bukan meninggalkan dunia akademis, tetapi menghidupkannya di tengah persoalan bangsa. Ilmu yang tidak membela kehidupan hanyalah kecerdasan yang sia-sia, dan elit yang tercerahkan adalah mereka yang menjadikan pengetahuan sebagai jalan pengabdian.

Para pemimpin Perguruan Tinggi selaiknya bisa berperan sebagai ‘ilmuwan’ seperti di masa Rasulullah Saw yang terwujud melalui para sahabat. Mereka berwawasan luas, berakhlak mulia, menggunakan kecerdasan, pengetahuan, dan keterampilan praktis mereka atas dasar bimbingan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah, untuk membangun fondasi peradaban yang kokoh, adil, berilmu, yang kemudian mencapai puncak kejayaannya pada masa Dinasti Abbasiyah dan seterusnya.

Wallau’alam bisshowab.

 

–

Topik: Guru Besar

TerkaitBerita

“Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?
Opini

TEFA Perlu Kafah, Jangan Mualaf terhadap Deep Learning

oleh Editor : Anggoro
23 Agustus 2026
Transformasi Jaminan Sosial menuju Pemberdayaan dan Kemandirian
Opini

Transformasi Jaminan Sosial menuju Pemberdayaan dan Kemandirian

oleh Editor : Anggoro
15 Agustus 2026
Bamsoet
Opini

Membebaskan sektor Riil dari Tekanan Merawat Independensi Bank Central

oleh Editor : Hairul
3 Agustus 2026
Perlukah TKA untuk Pembelajaran Mendalam?
Opini

Project Based Learning Belum dan Bukan Pembelajaran Mendalam

oleh Editor : Anggoro
2 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

TREN BARU: Sejumlah peserta ajang fitness racing, Hyrox. (Foto Ilustrasi: Primafit.com)

Kejar Garis Finis Hyrox Jadi Tren Traveling Modern

13 September 2026
HILANG KONTAK: Kapal Virgo Transport 8 yang diduga hilang kontak di perairan Laut Jawa. (Foto: Dok./ Istimewa).

Basarnas Kirim Personel Cari Kapal Virgo Transport 8 Yang Hilang di Laut Jawa

13 September 2026
Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

Hillary Brigitta Lasut Pimpin Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara

13 September 2026
Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

Lima Jurnalis Hilang di Krakatau, Novita Emilda Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Korban

13 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4514 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Keputusan Juventus Lepas Dusan Vlahovic Dipertanyakan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya