Koranindopos.com, Kuala Lumpur – Lagu “Aku Masih Memikirkanmu” membawa Kezia Kaithlyn ke panggung musik internasional. Penyanyi asal Indonesia itu mendapat kesempatan tampil di Kuala Lumpur, Malaysia, dalam rangkaian proyek musik “Chinese Music Generation”.
Yang menarik, lagu yang dibawakan Kezia bukan karya berbahasa Mandarin seperti proyek asalnya. “Aku Masih Memikirkanmu” justru hadir dalam bahasa Indonesia dan merupakan adaptasi dari lagu Mandarin “后来遇见他”.
Karya tersebut pertama kali dirilis Kezia pada 2022. Lirik versi Indonesianya ditulis oleh Yogi RPH, sementara musik aslinya diciptakan Li Yihao. Lagu ini kemudian tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk JOOX dan Spotify.
Beberapa tahun setelah dirilis, lagu tersebut mendapat kesempatan baru. “Aku Masih Memikirkanmu” terpilih sebagai salah satu dari 12 karya yang masuk tahap akhir “Chinese Music Generation” setelah proyek tersebut menerima sekitar 5.000 karya dari para peserta.
Kezia pun dijadwalkan tampil sebagai official showcase guest di panggung utama acara yang berlangsung di Kuala Lumpur pada 23 September 2026. Penampilannya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lagu berbahasa Indonesia kepada penonton dari latar budaya yang berbeda.
Bagi Kezia, lagu ini memiliki arti tersendiri karena menjadi salah satu karya yang mempertemukan musik Mandarin dengan bahasa Indonesia.
“Aku Masih Memikirkanmu adalah karya yang sangat berarti dalam perjalanan musik saya. Bisa membawa lagu ini ke panggung internasional dan memperkenalkannya dalam konteks budaya yang berbeda tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya berharap penampilan ini bisa menjadi langkah baru untuk terus berkarya dan memperluas perjalanan musik saya,” ujar Kezia Kaithlyn.
Dalam tahap akhir tersebut, 12 karya terpilih akan dinilai oleh dewan juri. Lima karya kemudian akan dipilih untuk memperoleh dukungan proyek sesuai dengan ketentuan penyelenggara.
Acara di Kuala Lumpur juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Indonesia dan Malaysia, termasuk perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, anggota parlemen Malaysia serta perwakilan dari bidang budaya, pendidikan dan ekonomi.
Kesempatan ini membuat “Aku Masih Memikirkanmu” kembali mendapat ruang setelah empat tahun sejak pertama kali dirilis. Kali ini, lagu Kezia tidak hanya hadir di platform musik, tetapi juga dibawa langsung ke panggung internasional di Kuala Lumpur. (BRG/Kul)










