Jumat, 17 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Megapolitan

Konsumsi dan Investasi Tulang Punggung Ekonomi Jakarta

Editor : Hana oleh Editor : Hana
20 Februari 2023
in Megapolitan
0
Ekonomi Jakarta

FOTO ILUSTRASI: pusat.jakarta.go.id IKON JAKARTA: Monas tampak cantik di malam hari salah satu ikon legendaris ibu kota Jakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemprov DKI masih terus berusaha membangkitkan perekonomian Jakarta di masa pemulihan akibat pandemi Covid-19. Tahun 2024, Pemprov DKI bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 6,4 persen.

”Pertumbuhan ekonomi Jakarta 2022 itu 5,25 persen. Insya Allah, di 2024 itu kita akan di 6,4 persen, targetnya. Tahun 2023 triwulan satu ini belum keluar karena masih Februari,” terang Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta Sri Haryati.

Menurut Sri, bila dilihat dari struktur ekonomi, ada lima sektor yang mempengaruhi ekonomi di Jakarta. Yakni, sektor perdagangan, pengolahan, jasa keuangan, konstruksi, serta informasi dan komunikasi. ”Itu adalah lima sektor terbesar sampai saat ini,” jelasnya.

Namun, dari konteks pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jakarta paling besar dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga. ”Jakarta itu sama dengan nasional tipenya. Yakni, 61 persen (pertumbuhan ekonomi konteks pengeluaran) itu dari konsumsi rumah tangga,” jelasnya. Setelah itu, diikuti oleh, pembentukan modal tetap bruto atau investasi 34 persen. Melihat dua bidang itu, hal yang paling dijaga untuk mempertahankan ekonomi bertumbuh, keduanya menjadi perhatian Pemprov DKI. ”Jadi, bagaimana pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh dengan baik, dua itu yang utama kami lakukan (jaga, Red), konsumsi dan investasi,” terangnya.

Artikel Terkait

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

Lantaran pertumbuhan ekonomi memberikan pengaruh besar, dia menyebutkan Pemprov DKI sampai saat ini terus menjaga pengeluaran warganya. Beberapa program bantuan yang menyasar masyarakat tertentu masih terus dilakukan sampai saat ini.

Sri juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pasca ibukota pindah juga mulai dipikirkan  saat ini. Salah satunya memikirkan sumber ekonomi baru yang relevan dengan Jakarta. ”Ini yang masih terus kami bahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan lembaga lainnya.

”Salah satu rekomendasi Bank Indonesia, yakni Jakarta bisa meningkatkan ekonomi Jakarta di bidang pariwisata. Transportasi ke pulau seribu juga menjadi concern kami. Ini yang sedang kami dorong bersama,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun tetap tumbuh tinggi tahun ini. ”Kami mengikuti siklus ketika kami memproyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi pada tahun menjelang. Angkanya kami proyeksikan tumbuh 5-5,8 persen. Tentunya kami berharap bisa tumbuh dibatas atas, yakni 5,8 persen,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Arlyana Abubakar. (wyu/mmr)

 

Topik: EkonomifiscalIKNJAKARTA

TerkaitBerita

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas
Megapolitan

Kebakaran Rumah di Grogol Petamburan Diduga Akibat Percikan Listrik, Satu Keluarga Tewas

oleh Editor : Affandy
17 April 2026
Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional
Megapolitan

Aksi Buruh di DPR: Ribuan Personel Disiagakan, Lalu Lintas Bersifat Situasional

oleh Editor : Affandy
16 April 2026
Lab Indonesia 2026
Megapolitan

Resmi dibuka Lab Indonesia 2026 Hadir dengan 900+ Inovasi

oleh Editor : Hanasa
16 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi
Megapolitan

Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Jadi Sorotan, Kampus Lakukan Investigasi

oleh Editor : Affandy
15 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

JUMBO Kembali Sapa Keluarga Indonesia Lewat ‘Kampung Seruni’

17 April 2026
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur, Andalkan Kamera Tajam dan Performa Premium

17 April 2026
Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

Wuling Starlight 560 2026: SUV Tiga Teknologi Siap Ramaikan Pasar Global

17 April 2026
Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

Viral Menu MBG Lele Mentah, Puluhan SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah

17 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2798 shares
    Share 1119 Tweet 700
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • “Echo Chamber”, Pengganggu Pembelajaran Mendalam?

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya