Koranindopos.com – Jakarta. Awal tahun 2025 diwarnai dengan kehebohan sebuah video yang beredar luas di media sosial. Video tersebut menampilkan sebuah bola api yang melesat cepat di langit malam saat perayaan pergantian tahun. Unggahan ini pertama kali dibagikan oleh seorang pengguna TikTok asal Yogyakarta dengan nama akun @luludheaz06. Dalam keterangan video, ia bertanya, “Ada Bola Api di tahun 2025?”
Dalam video tersebut, terlihat langit malam yang semarak oleh letusan kembang api khas perayaan tahun baru. Namun, perhatian warganet teralih pada penampakan bola api yang melintas di tengah keramaian tersebut. Kejadian ini langsung memicu beragam spekulasi, terutama terkait dengan mitos-mitos lokal yang selama ini melekat di masyarakat.
Penampakan bola api ini oleh sebagian masyarakat dikaitkan dengan legenda Banaspati, sosok dalam cerita rakyat Jawa yang sering dianggap membawa pertanda buruk. Banaspati digambarkan sebagai makhluk yang memiliki wujud bola api dan dipercaya muncul di tempat-tempat tertentu sebagai tanda akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Di kawasan Gunungkidul, Yogyakarta, cerita tentang Banaspati kerap dikaitkan dengan mitos Pulung Gantung. Mitos ini menggambarkan Pulung Gantung sebagai semacam energi gaib yang dipercaya menjadi penyebab kasus gantung diri di daerah tersebut. Menurut cerita turun-temurun, siapa saja yang mendengar bisikan Pulung Gantung konon akan terdorong untuk mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu.
Kemunculan video ini memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Sebagian warganet berpendapat bahwa penampakan bola api tersebut hanyalah fenomena alam, seperti meteor atau efek optik dari kembang api. Namun, tidak sedikit pula yang menghubungkannya dengan kisah-kisah mistis yang telah lama beredar di tanah Jawa.
Terlepas dari berbagai spekulasi, hingga kini belum ada penjelasan pasti mengenai bola api yang terekam dalam video tersebut. Apakah itu benar-benar Banaspati atau hanya fenomena alam biasa, misteri ini tetap menyisakan pertanyaan yang menggantung di benak banyak orang.










