Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Nasib Proyek Fase 2 LRTJ Tak Jelas

Editor : Hana oleh Editor : Hana
29 Oktober 2022
in Megapolitan
A A
0
LRTJ

WAHYU TRIONO/KORANINDOPOS.COM BERAKHIR MANGKRAK: Salah satu proyek LRT di Jakarta. Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono tidak akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta (LRTJ) tahun depan.

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel Terkait

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

Koranindopos.com, JAKARTA-Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono tidak akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta (LRTJ) tahun depan. Menurutnya, pembangunan kereta ringan tersebut bisa dilakukan oleh Gubernur DKI yang terpilih berikutnya.

HERU mengatakan, proyek LRTJ Fase 2A Pegangsaan Dua – Jakarta International Stadium (JIS) bukan prioritas. Tahun ini yang paling penting dialokasikan anggaran yakni untuk antisipasi macet, banjir, dan tata kota sesuai amanat Presiden Joko Widodo. ”Belum (ada alokasi dalam APBD DKI 2023 untuk bangun LRT. Kan bisa dilanjutkan oleh periode gubernur (DKI) berikutnya, periode 2024,” terang Heru akhir pekan kemarin.

Menjaga situasi ekonomi stabil juga menjadi prioritas kepemimpinannya. ”Fase-fase ini, yang kami lihat adalah terpenting yakni tiga poin (antisipasi banjir, tata kota, dan kemacetan). Termasuk juga menjaga situasi ekonomi,” ujarnya.

Untuk menjaga situasi ekonomi tersebut merupakan amanat dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepadanya saat dilantik menjadi Pj Gubernur DKI.

Sebelumnya, Direktur Utama PT LRTJ Hendri Saputra  menuturkan, proyek Fase 2A tersebut segera dimulai. Menurutnya, semua izin trase dari LRTJ Pegangsaan Dua – JIS tersebut sudah komplet.

”Izin trasenya sudah komplet, bahkan sampai ke Rajawali, sampai ke Halim sudah. Untuk Fase 2A Pegangsaan Dua sampai JIS tersebut kan PSN (program strategis nasional). Sekarang, sedang kami cari pendanannya,” terangnya.

Menurut Hendri, pembangunan LRT Jakarta Fase 2 A tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit. Yakni, mencapai Rp 7 triliun. ”Dengan panjang 8 kilometer, semuanya jalurnya melayang (elevated) itu kebutuhannya sekitar Rp 7 triliun,” terangnya.

Untuk pendanaan Fase 2 A tersebut, dia menyebutkan sedang menunggu arahan dari Pemprov DKI. Apakah melalui skema penyertaan modal daerah (PMD) atau kerjasama pemerintah daerah dengan badan usaha (KPDBU).

Untuk PMD tersebut, dia menyebutkan sedang berusaha untuk mengomunikasikannya dengan Pemprov DKI dan DPRD DKI. Dia mengakui, untuk menggunakan dana dari APBD DKI, pasti mempertimbangkan fiskal DKI.

”Jika memungkin (pakai APBD), kami dapat support dua stasiun pertama dahulu. Dari Pegangsaan Dua sampai Artha Gading, sekarang lagi berproses. Kami menunggu hasil berapa fiskal yang memungkinkan untuk pembangunan lanjutan dari LRTJ. Dan bersamaan dengan itu, kami juga sedang mengusahakan pembangunan melalui KPDBU atau skema loan (pinjaman) jika memungkinkan,” imbuhnya.

Untuk LRT Jakarta Fase 2 awalnya direncanakan rutenya Velodrome-Manggarai-Dukuh Atas. Namun pasca pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), Pemprov DKI mengajukan perubahan trase ke Kementerian Perhubungan. Yakni, Fase 2 LRT Jakarta menjadi JIS- Velodrome-Klender. (wyu/mmr)

Topik: DkiheruJAKARTALRTMRTTransportasi

TerkaitBerita

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR
Megapolitan

Demo 20 Oktober: Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif Sekitar Istana dan Gedung DPR

oleh Editor : Affandy
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5027 shares
    Share 2011 Tweet 1257
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya