koranindopos.com – Jakarta. Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Agus Subiyanto, kembali memunculkan jabatan struktural yang pernah ada pada masa Orde Baru Indonesia. Jabatan tersebut adalah Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, yang sebelumnya dihapus pada masa pemerintahan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau yang dikenal sebagai Gus Dur.
Langkah ini ditandai dengan penunjukan perwira tinggi TNI, Bambang Trisnohadi, sebagai Kepala Staf Teritorial TNI. Perwira berpangkat Letnan Jenderal (Letjen) tersebut dipercaya untuk mengemban tugas baru dalam struktur organisasi Tentara Nasional Indonesia.
Pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, sejumlah perubahan besar dilakukan dalam tubuh militer Indonesia sebagai bagian dari reformasi sektor keamanan. Salah satu kebijakan penting saat itu adalah penghapusan jabatan Kepala Staf Teritorial.
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya mengurangi dominasi peran militer dalam kehidupan sipil serta menata ulang fungsi teritorial TNI agar lebih fokus pada tugas pertahanan negara.
Kepala Staf Teritorial TNI memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pembinaan teritorial di lingkungan TNI. Fungsi ini berkaitan dengan hubungan antara militer dan masyarakat melalui berbagai program pembinaan wilayah, kerja sama dengan pemerintah daerah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan dihidupkannya kembali jabatan ini, struktur organisasi TNI kini kembali memiliki posisi khusus yang menangani bidang teritorial secara lebih terpusat.
Penunjukan Letjen Bambang Trisnohadi sebagai Kaster TNI menjadi bagian dari kebijakan organisasi yang dilakukan oleh Panglima TNI. Penempatan perwira tinggi pada jabatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi program teritorial serta mendukung tugas-tugas TNI di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini sekaligus menandai adanya penyesuaian dalam struktur organisasi militer yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis TNI saat ini.
Kebijakan tersebut pun menarik perhatian publik karena jabatan yang sebelumnya dihapus pada era reformasi kini kembali dimunculkan dalam struktur organisasi TNI.(dhil)










