koranindopos.com – Jakarta. Proyek perluasan jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menuju wilayah Bekasi (Jawa Barat) dipastikan akan dimulai pada tahun 2026. Hal ini disampaikan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) sebagai bagian dari program pengembangan jaringan transportasi massal yang lebih luas di kawasan Jabodetabek.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa pembangunan perpanjangan rute East-West Line atau jalur timur–barat akan dimulai melalui paket konstruksi yang mencakup sejumlah segmen penting. Jalur baru ini akan menghubungkan Tomang (Jakarta Barat) dengan Medan Satria (Bekasi) menempuh panjang sekitar 25 kilometer, sebagai bagian dari upaya memperluas akses moda transportasi massal.
Proyek ini akan diawali dengan pengerjaan Paket CP 104 dan CP 109, yang meliputi pembangunan infrastruktur jalur dan stasiun di kawasan seperti Thamrin hingga Kwitang di sisi Jakarta, sekaligus kesiapan lahan untuk depo di Rorotan, Jakarta Utara. Rencana ini memastikan fase awal konstruksi dapat segera berjalan tahun ini.
Selain itu, PT MRT Jakarta juga tengah menunggu keputusan terkait jalur baru yang akan membentang dari Fatmawati sampai Kampung Rambutan, yang direncanakan sepenuhnya berada di bawah tanah. Keputusan akhir atas segmen tambahan ini diharapkan bisa keluar dalam beberapa bulan ke depan.
Pembangunan jalur yang menghubungkan Jakarta dengan Bekasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antarkota di area metropolitan terbesar di Indonesia. Integrasi antara moda transportasi massal seperti MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta diharapkan dapat mengurangi tingkat kemacetan serta mempercepat mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek.
Proyek perpanjangan MRT Jakarta menuju Bekasi bukan hanya menjawab tantangan pertumbuhan urban dan mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi besar sistem transportasi publik di Indonesia. Dengan dimulainya konstruksi pada tahun ini, pemerintah dan operator MRT menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi massal bagi jutaan warga setiap harinya.(dhil)










