koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah hingga saat ini belum secara resmi mengumumkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta anggota TNI dan Polri. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencairan THR bagi ASN masih dalam proses pengaturan.
Saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025), Prabowo menyatakan bahwa pemerintah sedang mengatur semua aspek terkait pencairan THR ASN. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai kapan dana tersebut akan dicairkan.
“Sedang diatur semua ya,” ujar Prabowo singkat saat ditanya mengenai kepastian pencairan THR bagi ASN, TNI, dan Polri.
Sementara itu, Prabowo telah mengumumkan pencairan THR untuk pegawai swasta, termasuk pekerja lepas seperti pengemudi ojek online. Kebijakan ini menjadi perhatian publik, terutama bagi kalangan ASN yang masih menantikan kepastian mengenai hak mereka menjelang Lebaran.
Berdasarkan regulasi yang telah ada, THR bagi ASN dijadwalkan paling cepat cair tiga minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Untuk tahun ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 triliun guna mendistribusikan THR bagi ASN, TNI, dan Polri.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat memberikan sinyal bahwa pencairan THR bagi ASN tahun ini akan diberikan secara penuh 100%. Hal ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, di mana pencairan THR sempat mengalami pemotongan atau diberikan secara bertahap akibat berbagai pertimbangan fiskal.
Dengan pernyataan dari Presiden Prabowo dan sinyal dari Menteri Keuangan, diharapkan dalam waktu dekat pemerintah dapat segera mengumumkan secara resmi kapan THR bagi ASN dan anggota TNI-Polri akan dicairkan. Masyarakat, terutama para pegawai negeri dan aparat negara, tentu berharap agar dana tersebut dapat diterima tepat waktu guna memenuhi kebutuhan menyambut Lebaran.
Kita nantikan pengumuman resmi dari pemerintah mengenai kepastian pencairan THR bagi ASN, TNI, dan Polri dalam beberapa waktu ke depan.(dhil)










