koranindopos.com – Jakarta. Seorang pria berinisial AC (45) ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya, sebuah pabrik es di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Insiden ini terjadi pada Minggu (15/12/2024) pagi, dan korban diketahui sempat mengeluhkan sesak napas dua hari sebelum ditemukan meninggal.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai seorang pekerja yang ditemukan tergeletak di tempat kerjanya. “Polsek Cileungsi mendapatkan informasi terkait adanya korban meninggal dunia seorang laki-laki yang tergeletak di tempat pekerjaannya,” jelas Wahyu pada Senin (16/12/2024).
Korban ditemukan oleh rekan kerja dalam kondisi tidak bernyawa di area pabrik. Sebelumnya, pada Jumat (13/12), AC sempat mengeluhkan sesak napas saat bekerja. Namun, ia tetap melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara, kematian AC disebabkan oleh gangguan kesehatan, mengingat ia sempat mengeluhkan sesak napas sebelum kejadian.
Jasad AC telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi jika diperlukan, guna memastikan penyebab kematiannya.
Kapolsek Cileungsi mengimbau para pekerja, terutama yang bekerja di lingkungan industri seperti pabrik, untuk segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan kesehatan. Selain itu, pengelola pabrik juga diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan dan keselamatan para pekerja, termasuk menyediakan fasilitas medis yang memadai di tempat kerja.
Kabar meninggalnya AC meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan kerjanya. AC dikenal sebagai pekerja yang rajin dan berdedikasi selama bekerja di pabrik tersebut.
Keluarga berharap agar penyelidikan atas kasus ini dapat segera memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian AC. Mereka juga berterima kasih kepada pihak kepolisian dan manajemen pabrik yang telah membantu menangani kejadian ini.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan pekerja di tempat kerja, terutama di sektor industri yang sering kali memiliki risiko tinggi. Pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi mengenai tanda-tanda gangguan kesehatan, dan perhatian dari pengelola pabrik terhadap kesejahteraan pekerja merupakan langkah penting untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.(dhil)










