Koranindopos.com, JAKARTA-’’Hampir separo dari masa tugas kami di Jakarta berfokus pada penyelamatan warga yang dilanda pandemi Covid-19.’’
Demikian tulisan singkat Anies di media sosialnya pada Minggu (16/10). Itu menggambarkan betul betapa pelik upaya memperbaiki Jakarta yang menjadi episentrum penularan Covid-19 di Indonesia.
Hal itu sekaligus menuntaskan duet kepemimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria di Jakarta. Juga Wagub sebelumnya, Sandiaga Salahuddin Uno. Selama lima tahun, Jakarta berbenah.
Apalagi, Indonesia, termasuk Jakarta, belum berpengalaman menangani pandemi sebesar itu. Banyak kehilangan yang terjadi. ’’Kehilangan warga Jakarta, para tenaga kesehatan, termasuk salah seorang keluarga besar kita, almarhum Bapak Sekda Saefullah,’’ kata Anies.
Namun, kata Anies, dengan kerja keras, lebih banyak yang terselamatkan.
Setelah pandemi tertangani, satu per satu program dipanen. Mulai perbaikan layanan transportasi dan ruang publik, taman-taman baru, inovasi perpajakan, aplikasi super-app, inovasi administrasi kependudukan, hingga peningkatan kegiatan seni, budaya, dan literasi.
Upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga lewat hunian yang layak juga terus digenjot hingga akhir masa jabatannya. Keterbatasan lahan di Jakarta disiasati dengan membangun hunian vertikal. Sehingga tercipta kampung yang lebih sehat.
Tidak ketinggalan pendidikan berkeadilan, inovasi layanan kesehatan, dukungan usaha kecil, fasilitas olahraga kelas dunia, bantuan sosial, serta kota yang aman bagi anak dan perempuan. Ditambah pengembangan kota yang menonjolkan lingkungan hidup dan capaian lainnya.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Anies menyebutkan bahwa Jakarta sudah naik kelas. ’’Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa Jakarta sudah naik kelas. Jakarta adalah kota global. Kota yang setara dengan kota-kota maju lainnya,’’ imbuhnya. (wyu/mmr)
//CAPTION
WAHYU TRIONO/KORANINDOPOS.COM
LEPAS TUGAS: Anies Baswedan menemui masa pendemo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, sebelum seremonial perpisahan dengan para ASN Pemprov DKI pada Jumat (14/10).
//keyword
Anies, riza, dki, Jakarta, Pemprov DKI










