
Jakarta, KoranIndopos.com – Setelah sukses di tanah air dan mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Pelopor Siaran Langsung Podcast Berbayar Genre Horor dengan total jumlah tiket terjual lebih dari 210 ribu, Kakak Beradik Podcast (KBP) yang diprakarsai Ruben Onsu dan Jordi Onsu akan berkeliling dunia.
Bersama Happeninc selaku promotor, KBP akan melakukan perjalanan luar biasa dengan mengeksplor, mengungkap, dan membagikan pengalaman yang jauh lebih ekstrim dan penuh tantangan dengan mengunjungi beberapa tempat di penjuru dunia dengan tayangan program bertajuk Kakak Beradik Podcast The Lost World.
“Dalam KBP The Lost World kami akan keluar dari Indonesia berkeliling dunia. Kami akan mencari dan juga mengungkap mitos, tidak hanya dari Asia, tapi juga Eropa, Afrika, dan Australia. Jadi kami akan keliling dunia bersama KBP The Lost World,” ungkap Jordi Onsu, saat jumpa pers di kantor MOP, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (1/11).
Ruben Onsu mengatakan, The Lost World akan menguak mitos dan hal-hal mistis yang terjadi di negara-negara Asia, Eropa, Afrika dan Australia. Tim ini akan melakukan perjalanan keliling dunia untuk tujuan memberikan pengalaman baru pagi para pecinta konten horor.
“Yang pasti ini hembusan awal dari Jordi Onsu, dia yang selalu menantang dan mencoba sesuatu yang beda pastinya. Semua yang terlibat sudah disiapkan dengan matang. Mudah-mudahan bisa memberikan konten dan tayangan baru untuk konten horor,” ungkap Ruben Onsu.

KBP The Lost World sendiri akan tayang eksklusif dan berbayar melalui aplikasi Goplay dan MOP Channel. “Ini jadi sebuah kebanggaan bekerjasama dengan Goplay dalam menayangkan eksklusif KBP The Lost World. Karena hal berbau misteri dan spiritual tidak hanya terjadi di Indonesia, maka kami akan sertakan subtitle bahasa Inggris. Biar penonton bisa menikmati tayangan ini,” ucap Ruben Onsu.
Dalam perjalannya nanti, Jordi Onsu bakal didampingi Frislly Herlind, Sarwendah Tan, Indra Kanz, Lucinta Luna, dan Anwar BAB. Segala persiapan pun telahmereka lakukan. termasuk dari segi perijinan yang memang cukup memakan waktu.
“Ketika diminta kerja keluar. Jadi ayah yang bertanggung jawab dengan anak-anak. Kita bagi waktu dan peran untuk sementara. Sudah dikasih tahu dari jauh jauh hari ke anak anak. Ya enggak masalah karena bisa video call dan mantau CCTV, masih aman lah,” ungkap Sarwendah.
Sementara itu Betrand Peto mengatakan jika dirinya sangat antusias untuk melakukan petualangan mistis di luar negeri. Salah satu negara yang ingin sekali dikunjunginya untuk keperluan syuting konten ini adalah di Thailand. Karena film horornya disana kan bagus-bagus. Jadi pengin ke Thailand. Ya sempat syuting disana bukan cari hantu. Ya sekalian cari hantu, jalan jalan juga,” paparnya.(El)








