koranindopos.com – Jakarta. Kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, akhirnya berhasil dipadamkan pada dini hari, Kamis (2/4/2026). Saat ini, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, garis polisi terlihat membentang di depan gerbang SPBE yang terdampak kebakaran. Gerbang tersebut dalam kondisi tertutup rapat, menandakan area masih disterilkan dari aktivitas umum.
Gerbang berwarna biru tampak mengalami kerusakan akibat kobaran api. Sementara itu, bagian dalam area SPBE menunjukkan bekas kebakaran yang cukup parah.
Di dalam lokasi, terlihat sejumlah bangunan mengalami kerusakan dengan dinding yang menghitam akibat paparan api. Selain itu, beberapa batang pohon di sekitar area juga tampak mengering dan hangus.
Kerusakan ini menunjukkan bahwa kebakaran yang terjadi sebelumnya cukup besar dan berdampak luas pada fasilitas di dalam SPBE.
Tidak hanya area SPBE, kebakaran juga berdampak pada bangunan di sekitarnya. Sejumlah ruko yang berada di dekat lokasi dilaporkan ikut terkena dampak, meskipun tingkat kerusakannya bervariasi.
Hal ini menambah perhatian terhadap pentingnya sistem keamanan dan mitigasi kebakaran di area dengan potensi risiko tinggi seperti SPBE.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Garis polisi yang dipasang bertujuan untuk menjaga lokasi tetap aman sekaligus memudahkan proses investigasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area tersebut selama proses penyelidikan berlangsung.(dhil)










