Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Argentina Selidiki Dugaan Sumber Awal Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
7 Mei 2026
in Kesehatan
A A
0
Argentina Selidiki Dugaan Sumber Awal Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pemerintah Argentina tengah menyelidiki kemungkinan wilayahnya menjadi sumber awal penyebaran wabah Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar mewah MV Hondius. Wabah tersebut dilaporkan telah menyebabkan beberapa korban jiwa dan memicu perhatian internasional.

Kementerian Kesehatan Argentina menyatakan akan mengirim tim ahli ke wilayah paling selatan negara itu, yaitu Ushuaia, untuk menangkap dan menguji hewan pengerat yang diduga menjadi pembawa virus.

Wilayah Ushuaia dipilih karena sebelumnya dikunjungi oleh pasangan asal Belanda yang kemudian meninggal akibat infeksi hantavirus setelah melakukan perjalanan dengan kapal pesiar tersebut.

Direktur Jenderal World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan bahwa hingga 6 Mei telah ditemukan delapan kasus terkait wabah ini. Dari jumlah tersebut, tiga kasus telah dipastikan positif hantavirus melalui pemeriksaan laboratorium.

Artikel Terkait

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Virus yang diduga menjadi penyebab adalah virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang ditemukan di kawasan Amerika Selatan. Virus ini diketahui dapat menyebabkan sindrom paru hantavirus, penyakit serius yang menyerang sistem pernapasan dan memiliki tingkat kematian cukup tinggi.

Sebagai bagian dari upaya penanganan internasional, Argentina juga akan mengirim sampel RNA virus Andes beserta pedoman diagnosis dan pengobatan ke sejumlah laboratorium di:

  • Spanyol
  • Senegal
  • Afrika Selatan
  • Belanda
  • Inggris

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penelitian dan pengawasan terhadap penyebaran virus.

WHO menegaskan bahwa risiko penularan kepada masyarakat umum masih tergolong rendah. Direktur Manajemen Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, menjelaskan bahwa penularan antarmanusia pada hantavirus varian Andes membutuhkan kontak fisik yang sangat dekat.

Menurut Maria, penularan biasanya terjadi dalam kondisi seperti:

  • Berbagi kamar tidur
  • Berbagi kabin kapal
  • Kontak intens saat perawatan medis

Karakteristik tersebut sangat berbeda dengan COVID-19 maupun influenza yang dapat menyebar melalui udara dalam interaksi sosial biasa.

Karena itu, WHO menilai penyebaran hantavirus berlangsung jauh lebih lambat dibanding pandemi COVID-19 yang pernah melanda dunia.

WHO bersama sejumlah negara kini terus melakukan pelacakan terhadap penumpang yang sempat turun di Pulau Saint Helena sebelum kapal melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Verde.

Di Afrika Selatan, otoritas kesehatan telah mengidentifikasi sedikitnya 65 orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien. Selain itu, terdapat 12 kontak tambahan yang tersebar di beberapa negara lain dan kini berada dalam pemantauan kesehatan.

Upaya pelacakan ini penting dilakukan untuk mencegah kemungkinan penyebaran lebih luas, meskipun risiko penularannya relatif rendah.

Meski menghadapi situasi medis yang serius, suasana di atas kapal MV Hondius dilaporkan tetap terkendali. Salah satu penumpang, Kasem Hato, mengatakan bahwa kapten kapal secara rutin memberikan informasi terbaru kepada seluruh penumpang.

Para penumpang disebut tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang sambil menerapkan langkah pencegahan seperti menjaga jarak dan memakai masker.

“Orang-orang menanggapi situasi ini dengan serius tetapi tanpa kepanikan,” ujar Hato.

Menurutnya, sebagian besar penumpang menghabiskan waktu dengan membaca, menonton film, dan beristirahat sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Kasus hantavirus di MV Hondius kembali mengingatkan dunia terhadap ancaman penyakit zoonosis yang berasal dari hewan. Meski demikian, para ahli kesehatan menekankan bahwa hantavirus tidak menyebar secepat COVID-19 sehingga masyarakat diminta tetap waspada tanpa kepanikan berlebihan.

Penyelidikan yang dilakukan Argentina bersama WHO diharapkan dapat membantu menemukan sumber awal penyebaran virus sekaligus memperkuat langkah mitigasi agar wabah tidak berkembang lebih luas di berbagai negara.(Dhil)

Topik: Argentinawabah hantavirus

TerkaitBerita

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?
Kesehatan

Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Pilates Bisa Menambah Tinggi Badan?

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Kesehatan

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

oleh Editor : Memoarto
24 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG
Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker
Kesehatan

Ketika Musik Menjadi Harapan, YKI dan PALAPA Ajak Kita Bergerak Bersama Penanggulangan Kanker

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

24 Oktober 2026
FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

24 Oktober 2026
Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5056 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1094 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya