Sabtu, 5 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kesehatan

Pernah Terbangun Lebih Awal Dini Hari? Ini Penjelasannya

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
1 Oktober 2025
in Kesehatan
A A
0
insomnia

FOTO ILLUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos.com, JAKARTA – Jakarta. Susah tidur atau insomnia sudah terlalu umum didengar. Namun, pernahkah kamu mendengar soal ‘late insomnia’? Sama seperti insomnia, late insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang membuat seseorang terus terbangun lebih awal atau dini hari.

“Late insomnia atau terbangun dini hari terjadi ketika Anda bangun lebih awal dari yang diinginkan dan tidak dapat tertidur kembali, meski tubuh masih lelah,” ujar dokter spesialis tidur, Angela Holliday-Bell dikutip dari HuffPost.

Late insomnia pada dasarnya bukan diagnosis medis resmi. Namun, ahli saraf tidur, Meredith Broderick mengatakan, insomnia ini menggambarkan seseorang yang terbangun spontan antara 1,5-2 jam lebih awal dari yang direncanakan.

“Tak masalah jika terjadi sesekali. Tapi, jika terjadi setidaknya tiga kali seminggu selama tiga bulan, maka itu disebut sebagai late insomnia,” tutur Broderick.

Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (24/9/25), berikut sederet penyebab seseorang mengalami late insomnia, antara lain:

Artikel Terkait

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

1. Ritme sirkadian berubah seiring pertambahan usia

Ritme sirkadian berubah seiring bertambahnya usia. Hal ini bisa menyebabkan late insomnia, dengan gejala mengantuk dan bangun lebih awal dari biasanya.

Tak hanya itu, produksi melatonin juga akan menurun saat usia bertambah. Hal ini perlahan dapat memengaruhi kualitas tidur.

2. Pergeseran hormonal

Bagi wanita, perimenopause dan menopause dapat menyebabkan gangguan tidur, termasuk late insomnia. Pada masa ini, wanita mengalami penurunan kadar estrogen dan progesteron yang dapat memengaruhi pusat tidur dan ritme sirkadian otak.

Perubahan tersebut dapat memicu terbangun dini hari, utamanya jika dikombinasikan dengan peningkatan kortisol dan ritme sirkadian yang tidak teratur.

Holiday-Bell mengatakan, kadar estrogen yang lebih rendah juga dapat membuat wanita mengalami tidur ringan dan terfragmentasi.

“Banyak wanita menopause mengalami keringat malam dan hot flashes yang membangunkan mereka di pagi hari dan membuat mereka sulit tidur kembali,” ujarnya.

3. Depresi dan kecemasan

Beberapa penelitian menemukan, late insomnia juga jadi salah satu tanda masalah mental seperti depresi dan gangguan cemas.

Depresi, misalnya, dapat menyebabkan terbangun dini hari karena perubahan ritme sirkadian dan meningkatkan kadar kortisol di waktu tersebut.

Tidur menjadi salah satu kunci utama kesehatan secara menyeluruh. Segera kenali penyebab selalu terbangun lebih awal agar tidur kembali berkualitas dan kesehatan tetap terjaga. (TBNews/sh)

Topik: insomnia

TerkaitBerita

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan
Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

oleh Editor : Affandy
4 September 2026
BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG
Kesehatan

BGN Ungkap Penyebab 566 Santri Sidoarjo Diduga Keracunan MBG

oleh Editor : Affandy
3 September 2026
500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend
Kesehatan

500 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker
Kesehatan

Menkes Buka Suara soal Sekolah di Tengah Kabut Asap Karhutla, Tekankan Pentingnya Masker

oleh Editor : Affandy
1 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

LAPORAN INTELIJEN: Dua tentara sedang berjaga. (Foto Ilustrasi: BBC)

Kemenlu RI Masih Dalami 8 WNI Yang Direkrut Jadi Tentara Rusia

5 September 2026
PERKUAT SILATURAHMI: Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat berlangsung sejak 4-6 September 2026 di Jakarta. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

5 September 2026
Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

4 September 2026
Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

4 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4428 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya